Suara.com - Sepasang pecandu narkoba tega menjual bayi yang baru dilahirkannya demi mendapatkan uang untuk membeli sabu-sabu.
Suara.com menyadur Daily Star pada Senin 22/6/2020, suami istri bernama Wang dan Zhong ditangkap oleh polisi di kamar hotel beserta barang bukti berupa tumpukan uang dan peralatan obat-obatan yang berserakan di sekitar tempat tidur.
Polisi mengatakan pasangan dari kota Neijiang, China tersebut sudah dalam pengawasan karena pernah tersandung kasus penyalahgunaan narkoba.
Menurut media setempat, pasangan tersebut mempunyai utang yang semakin menumpuk karena untuk membeli barang haram. Zhong juga dikabarkan menggunakan obat-obatan terlarang tersebut selama masa kehamilannya.
Pasangan tersebut kemudian memutuskan untuk menjual bayi mereka melalui aplikasi obrolan.
Zhong memberi tahu pasangan lain bahwa dia tidak mampu membesarkan anak dan mencari keluarga untuk 'menjaga' anaknya yang belum lahir.
Pasangan tersebut akhirnya sepakat untuk membayar 'biaya makan' sebesar 60.000 yuan (sekitar Rp 120 juta) kepada Zhong, yang kemudian akan menyerahkan bayi itu segera setelah ia dilahirkan.
Zhong melahirkan anak laki-laki yang sehat pada 11 Oktober dan langsung diserahkan kepada pasangan yang sudah 'membayar' bayinya.
Polisi langsung menangkap kedua orang tua yang tega menjual bayinya tersebut. Mereka mengaku bahwa uang hasil penjualan bayinya digunakan untuk membeli sejumlah sabu-sabu dan dua ponsel baru.
Baca Juga: Dwi Sasono Pakai Narkoba, Widi Mulia: Kamu Nggak Bahagia Sama Aku?
Akibat perbuatannya, Wang dipenjara selama lima tahun, sedangkan Zhong dijatuhi hukuman penjara enam tahun. Sedangkan bayi merek kini dirawat oleh kakek dan neneknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia
-
BEM se-DIY Gelar Aksi Damai di Malioboro, 400 Personel Polisi Siaga Humanis
-
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan
-
Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural
-
Karier Alex Noerdin: Dari Anak Tentara Hingga Gubernur Sumsel
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku