Suara.com - Aktivitas menangis memang bisa melegakan namun, siapa sangka jika hal tersebut justru bisa berakibat buruk. Insiden yang baru-baru ini dialami oleh seorang perempuan pengguna TikTok ini jadi buktinya.
Pemilik akun TikTok atas nama @milakarmila71 itu membagikan pengalamannya sendiri selepas menangis hingga ketiduran. Ia juga menyertakan foto-foto yang menunjukkan kondisi matanya dari hari ke hari.
"Guys, jangan pernah nangis langsung tidur tanpa cuci muka. Awalnya cuma bengkak biasa. Jadi aku ngalamin sendiri," tulis @milakarmila71 via TikTok.
Awalnya, akun TikTok @milakarmila71 menjelaskan jika ia menangis hingga ketiduran dan lupa tidak mencuci muka. Keesokan harinya, kedua matanya jadi memerah dan mengalami pembengkakan.
"Udah mulai berair. Rasanya pedih banget," katanya.
Terlihat dengan jelas di foto, kedua kornea matanya jadi merah dan berair. Kondisi ini semakin memburuk dari ke hari sehingga ia memutuskan untuk pergi ke dokter. Namun, dokter tak menemukan penyebab rasa sakit di matanya.
"Rasanya penglihatanku mulai nggak jelas atau rabun. Anehnya dicek ke dokter nggak ada apa-apa," lanjutnya.
Kondisi mata sebelah kirinya pun semakin memburuk. Karena selaput matanya bengkak, tampilan matanya pun berubah jadi mengecil seakan-akan terjepit. Ia kemudian memutuskan untuk berobat ke dokter mata.
"Mataku udah semakin kecil. Aku coba lagi ke dokter mata," tulisnya.
Atas rekomendasi dokter, mata sebelah kiri ditutup menggunakan perban. Kondisinya ternyata berangsung membaik setelah beberapa hari. Namun, mata sebelah kiri kini menjadi lebih kecil dari yang sebelah kanan.
Baca Juga: Alami Kondisi Medis Langka, Gadis 11 Tahun Mengeluarkan Air Mata Darah
Akun @milakarmila71 pun merasa sedih. Tapi, ia masih bersyukur. Di akhir videonya, ia mengingatkan warganet agar jangan sampai menangis hingga tertidur. Pasalnya, gara-gara hal itu, kondisi matanya kini tak lagi berfungsi normal seperti dulu.
"Now, I'm back. Tapi mataku lebih kecil, beda sama yang sebelah kanan. It's okay jadi pembelajaran, nggak boleh nangis sampai dibawa tidur. Mataku udah nggak bisa berfungsi seperti biasanya lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kembali ke Jakarta, Stefan William Kini Jadi Sering Nangis
-
Saking Nikmatnya, Kucing Ini Sampai Menangis Saat Menikmati Makanan
-
Duh! Terlalu Keras Menangis, Paru-paru Bayi Ini Kolaps
-
Akibat Menangis Keras, Bayi Baru Lahir Prematur Alami Paru-Paru Kolaps!
-
Tangis Pecah! Peternak Ikan Temukan Peliharaannya Mati Semua Tercemar Racun
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat
-
Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua
-
Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz
-
Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang
-
KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI
-
Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah
-
Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan