Suara.com - Momen wisuda biasanya diikuti dengan suasana khidmat dan tegang, namun berbeda halnya dengan momen penyerahan ijazah oleh dekan fakultas kepada seorang wisudawan satu ini.
Dalam sebuah video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @makassar_iinfo pada Selasa (23/6/2020) menunjukkan tayangan prosesi penyerahan ijazah yang berjalan cukup lancar.
Satu-persatu mahasiswa yang telah dinyatakan lulus maju ke depan menerima map ijazah yang diserahkan oleh seorang dekan fakultas di sebuah universitas.
Hingga tiba waktunya seorang wisudawan sarjana kehutanan bernama Husman naik ke panggung dan menerima ijazahnya.
Usai menyerahkan ijazah, sang dekan pun mengulurkan tangannya kepada Husman untuk berjabat tangan.
Namun, entah karena grogi atau memang disengaja, wisudawan itu justru mengabaikan tangan sang dekan dan melanjutkan langkah menyalami rektor yang berdiri di sebelah dekan tersebut.
Sang dekan pun terperangah mendapat perlakuan dari wisudawan tersebut. Merasa terabaikan, dekan itu hanya membolak-balikkan telapak tangannya yang kosong.
Sang rektor yang melihat kejadian tersebut langsung tertawa dan menyuruh wisudawan itu untuk berbalik kepada sang dekan.
Wisudawan itu pun hanya tersenyum melihat ekspresi dekannya yang keheranan. Pemuda itu lantas berbalik menghampiri sang dekan dan bukan hanya menjabat tangannya, namun juga mencium tangan sang dekan.
Baca Juga: Kocak, 7 Sajian Kreasi Mie Instan ala Warganet yang Nyelenehnya Kebangetan
Dekannya yang merasa dikerjai pun hanya bisa menggelengkan kepala dan mendorong pelan toga yang dikenakan wisudawan tersebut.
Sang dekan, wisudawan, dan rektor pun tertawa bersama menyadari kejadian itu. Begitu wisudawan turun ke panggung, dekan dan rektor itu masih saja tertawa dan kemudian saling bersalaman.
Aksi kocak tersebut diabadikan oleh pengguna Instagram @abdullah_palu. Video itu kemudian diunggah di internet dan menjadi viral.
"Endingnya antara lucu dan memalukan," demikian keterangan dalam video tersebut.
Warganet pun tak ketinggalan menulis komentar. Tak sedikit diantara warganet yang merasa terhibur dengan momen wisuda itu.
"Bapaknya kocak," seorang warganet menyoroti tingkah sang dekan.
Berita Terkait
-
Wisuda Madrasah Aliyah Secara Drive Thru
-
Totalitas Banget, Begini Gaya Rapi Abdel Achrian Demi Temani Anak Wisuda
-
Lulus di Tengah Pandemi, Wisuda Drive Thru Jadi Tren
-
CEK FAKTA: Ijazah Jokowi Disoal, Benarkah Hanya Ada Satu Dekan di UGM?
-
Gara-Gara Pandemi, Wisuda Abdi Dalem Keraton Jogja Dilakukan Bergiliran
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Prabowo Kumpulkan Pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Gerindra di Kertanegara Nanti Malam, Ada Apa?
-
Bahlil Ancam Ganti Pengurus Golkar yang Tidak Perform: Ibarat Futsal, Siap-siap Ditarik Keluar!
-
Bukan Cuma Wakil, KPK Juga Amankan Ketua PN Depok dalam OTT Semalam
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace
-
Dasco: Partai Gerindra Ingin Hidup untuk 1000 Tahun