Suara.com - Pria berinisial AH (56) ditangkap Polisi karena diduga mencabuli wanita keterbelakangan mental berusia 19 tahun hingga hamil. Pria tersebut merupakan warga Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
“Benar, yang bersangkutan ditangkap karena diduga melakukan pencabulan,” kata Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Bambang H Tarigan seperti diberitakan Kabarmedan.com - jaringan Suara.com, Rabu (24/6/2020).
Bambang mengatakan, kasus ini terungkap saat ibu korban curiga karena anaknya sudah 4 bulan tidak mengalami menstruasi.
Sang ibu lalu memeriksakan korban ke bidan dan hasilnya korban positif hamil 4 bulan.
“Setelah ditanyakan korban menjelaskan yang menghamilinya adalah AH,” ujarnya.
Meski demikian, orang tua korban sempat keberatan melaporkan peristiwa ini ke polisi.
Petugas Satreskrim Polres Padangsidimpuan lalu melakukan penyelidikan dan menangkap AH pada Senin (22/6) malam.
“Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap AH. Iya (korban keterbelakangan mental),” pungkasnya.
Baca Juga: Modal Rayuan Boneka Beruang Pink, Guru Olahraga Perkosa Gadis SMP
Berita Terkait
-
Skandal Pencabulan di Gereja Depok, 2 Korban Jalani Pemulihan Trauma
-
Derita Remaja Cabul, Masuk Penjara usai Alat Vitalnya Dipotong Kakak Pacar
-
Modal Rayuan Boneka Beruang Pink, Guru Olahraga Perkosa Gadis SMP
-
Keji! 3 Satpam Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental Semalam Suntuk
-
Gadis Retardasi Mental di Kalideres Diperkosa 3 Lelaki Semalam Suntuk
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Pria 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta