Suara.com - Presiden Polandia Andrzej Duda jadi tamu pertama Donald Trump di Gedung Putih semenjak pandemi virus corona. Menyadur CNN pada Rabu (24/06/2020), Duda harus menjalani test corona sebelum menyapa Trump.
Pertemuan ini memiliki prosedur ketat seperti test corona dari pihal Presiden Duda juga Trump. Hal yang sama juga berlaku pada staf yang menyertai mereka.
Rencananya, dua presiden ini akan membahas isu relokasi tentara AS dari Jerman ke Polandia. Sebelumnya sempat ramai diberitakan tentang rencana Trump untuk mengurangi tentara AS di Jerman sebanyak 9.500 personel.
Selain itu, pertemuan ini juga membahas masalah energi dan perdagangan, keamanan regional dan rencana pembukaan kembali setelah pandemi.
Sebelumnya, beberapa staf kampanye Trump dinyatakan positif corona setelah menyiapkan kampanye perdana mereka di Tulsa.
Menyadur Channel News Asia, awalnya ada enam staf yang dilaporkan positif corona, namun jumlah ini bertambah jadi 8 setelah laporan tambahan dari dua staf lainnya.
Direktur komunikasi kampanye Tim Murtaugh mengatakan kedua staf yang menghadiri rapat umum telah menggunakan masker selama acara berlangsung.
"Setelah dinyatakan positif, pihak kampanye segera mengaktifkan prosedur karantina dan melakukan pelacakan kontak," ujar Murtaugh.
Baca Juga: Indonesia Akan Produksi 2 Juta Alat Rapid Test Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?