Suara.com - Toko buah di Dubai, Uni Emirate Arab, memiliki cari unik untuk mengantarkan buah mangga ke pelanggannya.
Bukan menggunakan motor atau truk, melainkan menggunakan mobil sport mahal keluaran Lamborghini.
Menyadur Gulf News, Selasa (25/6/2020), sebuah Supermarket Pakistan di Dubai memperlakukan buah mangga layaknya seorang raja. Mereka menghantarkannya ke rumah pelanggan dengan Lamborghini.
Mangga merupakan salah satu buah yang dianggap sebagai raja buah di Dubai. Oleh sebab itu, perlakuan pada buah satu ini juga berbeda, termasuk saat mengirimkannya ke pelanggan.
"Raja harus melakukan perjalanan seperti raja," alasan direktur pelaksana Supermarket Pakistan Mohammad Jehanzeb, dikutip dari Gulf News.
Mereka juga tidak hanya mengantarkan buah, namun juga sesekali mengajak pelanggan berkeliling dengan supercar mahal tersebut.
Untuk menikmati pelayanan ini, pelanggan minimal harus berbelanja sekitar 100 dirham atau setara Rp 388 ribu.
Jahenzeb mengatakan ia tidak melakukan program ini untuk mencari keuntungan.
"Tujuannya adalah untuk membuat senyum di wajah orang-orang dan membuat mereka merasa istimewa," kata perempuan 27 tahun yang meluncurkan kampanye 'Mangga di Lamborghini' di halaman Facebook supermarket Kamis lalu.
Baca Juga: Nekat Cium Perempuan Tanpa Izin, Sopir di Dubai Dipenjara 3 Bulan
Sejak diluncurkan, puluhan warga Dubai sudah mencoba program tersebut. Video dan gambar dari mereka yang melakukan pengiriman telah menyebar di media sosial.
"Responsnya luar biasa. Kami telah kebanjiran pesanan. Orang-orang seperti tak percaya ketika saya berhenti di luar rumah dengan mangga segar," ujar Jehanzeb.
"Program ini pada dasarnya dimaksudkan untuk menghibur anak-anak yang telah terkurung di rumah karena virus corona, tetapi orang tua juga ikut senang ketika mencoba mengemudikan Lamborghini Huracán saya," kata Jehanzeb.
"Setiap pesanan memakan waktu sekitar satu jam. Kami melakukan pengiriman ke rumah sekitar 7-8 kali sehari, namun kami berharap untuk meningkatkan menjadi 12 kali." tambahnya.
Warga Barsha South, Musfir Khawaja, mengatakan dia menemukan iklan tersebut di Facebook dan langsung tertarik. "Saya menelepon supermarket dan memesan mangga Chaunsa karena saya penggemar beratnya. Harganya masuk akal dan rasanya sangat lezat." kata ekspat asal Pakistan tersebut.
Ekspatriat India Arshad Khan juga ikut membeli mangga tersebut dan mengatakan bahwa anak-anaknya sangat tertarik saat pengantar sampai di rumahnya menggunakan mobil mahal pabrikan Italia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu
-
Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI
-
Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam
-
Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump
-
Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI
-
Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital
-
PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif
-
Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta