Suara.com - Penggunaan syarat usia dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi menuai polemik karena dinilai menyisihkan anak usia muda.
Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta meminta agar masyarakat tak khawatir.
Kepala Disdik DKI Nahdiana mengatakan calon siswa SMP atau SMA yang ditolak di jalur zonasi bisa menggunakan jalur selanjutnya, yakni prestasi. Diketahui, kuota jalur prestasi adalah 20 persen dari jumlah kursi di sekolah.
"Masih ada jalur prestasi. Sudah saya infokan bagi calon peserta didik yang belum ada atau belum keterima di jalur zonasi, dapat melakukan kembali di jalur prestasi," ujar Nahdiana di kantor Disdik DKI, Jumat (26/6/2020).
Nahdiana juga menjelaskan, seleksi umur tak diberlakukan di jalur prestasi. Hanya nilai akademik calon siswa yang menjadi acuan dalam persaingan masuk sekolah.
"Jalur prestasi seperti yang saya infokan tidak melihat usia. Karena seleksi pertamanya adalah nilai akademis," jelasnya.
Karena tidak ada ujian nasional (UN), maka yang digunakan adalah nilai siswa saat bersekolah. Total nilai semester 1 sampai 5 dikali nilai akreditasi sekolah menjadi nem siswa itu untuk didaftarkan di jalur prestasi.
"Artinya nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 dikalikan nilai akreditasi, jadi tidak melihat usia," pungkasnya.
Baca Juga: Protes dan Air Mata Orang Tua Murid Gegara Sistem PPDB DKI Syarat Usia
Tag
Berita Terkait
-
Belajar Tatap Muka Dimulai Lagi di SMAN 72
-
Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Makin Luas! Siap-Siap 258 Sekolah Masuk Program di 2026
-
Jalur Mutasi SPMB Rawan 'Titipan', DPRD DKI: Saya Ingin Keterangan Pindah Tugas Disertakan KK
-
Geledah Kantor Dinas Kebudayaan Jakarta, Kejati Sita Laptop, Ponsel, dan Uang Tunai
-
Kuota Pendaftaran PPPK dan KKI Terbatas, Bagaimana Nasib Empat Ribu Guru Honorer di Jakarta?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Geger Jasad Pria Misterius di TPU Bekasi Barat, Diduga Korban Pembunuhan
-
Fahri Hamzah: Prabowo Satu-satunya Presiden Independen yang Tak Bisa 'Disetir'
-
Tragis! Banjir Cilincing Telan 3 Korban Jiwa, Anak Temukan Ayah-Ibunya Tewas Tersengat Listrik
-
Pedagang Cilok di Jakarta Barat Tega Tusuk Teman Seprofesi, Polisi Masih Dalami Motif
-
PDIP Ambil Posisi Penyeimbang, Pengamat Ingatkan Risiko Hanya Jadi Pengkritik
-
Gaji ASN Gorontalo Macet di Awal 2026, Ini Fakta-faktanya
-
Viral Ratusan Ton Bantuan Korban Banjir Bireuen Ternyata Menumpuk Rapi di Gudang BPBD!
-
Wajahnya Terekam Jelas! Begal Payudara Sasar Pelajar SMP di Jakbar, Korban Sampai Trauma
-
Dewas KPK Nyatakan Istri Tersangka Kasus K3 Bersalah, Dihukum Minta Maaf Secara Terbuka
-
Waspada! Ini 9 Daerah Rawan dan Langganan Banjir di Jakarta