Suara.com - Kesembuhan seorang kakek di Ethiopia yang menurut keluarganya berusia paling tidak 100 tahun disebut sebagai sesuatu yang "luar biasa" oleh para dokter yang merawatnya.
Keluarga Aba Tilahun Woldemichael mengatakan ia berusia 114 tahun, dan bila benar, ia adalah pria paling tua di dunia.
Namun tidak ada sertifikat kelahiran yang dapat memastikan usianya.
Orang yang berusia lebih dari 80 tahun merupakan yang paling rentan bila terkena virus corona.
Aba Tilahun saat ini tengah dijaga oleh salah seorang cucunya.
Bayi 11 minggu sembuh dari virus corona - 'Kami salah satu yang beruntung' 'Saya kira saya tidak akan pernah keluar dari sini kecuali di dalam peti kayu', kisah sembuh dari virus corona setelah 56 hari di ICU
Aba Tilahun dites positif terkena virus corona dalam proses random yang terjadi di daerah tempat tinggalnya di ibu kota Addis Ababa.
Ia dibawa ke rumah sakit sebelum memperlihatkan gejala, kata Dr Hiluf Abate kepada BBC.
Dengan dibawa ke rumah sakit, tim medis dapat secara proaktif merawat dan memonitor perkembangan bapak lanjut usia ini, tambahnya.
Baca Juga: Wabah Corona Bikin Kesenjangan Pengguna Internet, Cari Sinyal ke Atap Rumah
Dalam waktu empat hari setelah masuk bangsal khusus Covid-19 di rumah sakit Yeka Kotebe, kondisi Aba Tilahun memburuk dan dia langsung diberi oksigen, kata Dr Hiluf.
Selama 14 hari di rumah sakit, ia dirawat dengan oksigen selama lebih dari seminggu.
Ethiophia menerapkan batasan ketat terkait virus corona dan mencatat lebih dari 5.000 kasus yang dipastikan dan 81 kematian.
Lalui hidup susah
Walaupun rumah sakit Yeka Kotebe tidak dapat memastikan pasiennya berusia 114 tahun namun tim medis memastikan dia lebih dari 100 tahun dan diperkirakan usianya 109 tahun.
Pada masa muda, ia pindah ke Addis Ababa dari Ethiopia selatan dan menjalani hidup susah di negara itu.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk
-
Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan
-
BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan JKN Sudah Sesuai Prinsip Syariah
-
Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi
-
Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
Prabowo Jadi Mediator? RI Mulai Jalin Komunikasi Rahasia dengan Iran dan Amerika Serikat
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi AS, Indonesia Tetap Tawarkan Diri Jadi Mediator
-
Junaedi Saibih Divonis Bebas dalam Kasus Suap Vonis Korupsi Ekspor CPO
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya