Suara.com - Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menegaskan bahwa secara substansi, Program JKN sejak awal memang dibangun di atas prinsip gotong royong dan keadilan sosial, yang sejalan dengan nilai-nilai syariah. Prinsip ini, kata dia, merupakan bentuk nyata dari konsep ta’awun dalam syariah.
“Program JKN tidak mengenal unsur riba, gharar, maupun maisir. Skema kepesertaan dan pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta diawasi oleh berbagai pihak termasuk Dewan Penasihat Syariah. Ini menjadi bukti bahwa JKN tidak bertentangan dengan prinsip syariah,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan literasi masyarakat mengenai konsep gotong royong dan mekanisme pembiayaan JKN terus dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai sistem jaminan sosial nasional.
“Pada dasarnya JKN adalah sistem perlindungan sosial yang menempatkan kepentingan peserta sebagai prioritas. Pendekatan syariah menjadi salah satu ikhtiar untuk memberikan rasa tenang dan kepastian bagi masyarakat,” katanya.
Ketua Dewan Penasihat Syariah (DPS) BPJS Kesehatan, K.H. Muhammad Cholil Nafis menyatakan bahwa penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah berjalan sesuai prinsip syariah, termasuk dalam pengelolaan dana, akad kepesertaan, serta mekanisme layanan kepada peserta. Menurutnya, implementasi layanan syariah yang telah berjalan, khususnya di Aceh, telah melalui kajian dan pengawasan berbasis prinsip syariah.
“Skema pengelolaan dana, akad antara peserta dan BPJS Kesehatan, hingga mekanisme operasionalnya sudah mengacu pada prinsip syariah. Dana juga ditempatkan pada instrumen investasi syariah,” ujar Cholil.
Ia menambahkan, DPS BPJS Kesehatan terus melakukan pengawasan agar seluruh proses tetap sejalan dengan prinsip ta’awun atau gotong royong yang menjadi ruh dalam sistem jaminan sosial. Menurutnya, konsep saling tolong-menolong antar peserta sangat relevan dengan nilai-nilai syariah.
Sejak 2014 hingga akhir 2024, Program JKN telah menyalurkan Rp 1.087 triliun untuk pembiayaan pelayanan kesehatan yang bersumber dari iuran peserta. Kontribusi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama, di mana iuran setiap peserta membantu peserta lain yang membutuhkan layanan kesehatan.***
Baca Juga: Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
Berita Terkait
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI
-
DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat
-
Muhaimin Lantik Direksi dan Dewan Pengawas Baru BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan 2026-2031
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan