Suara.com - Seiring dengan adanya pandemi virus corona, gaya hidup dan cara kerja banyak orang mulai berubah.
Frekuensi tatap muka secara langsung berkurang drastis. Fitur video conference mulai banyak digemari untuk menggantikan kebutuhan tatap muka dengan rekan kerja atau sahabat dan sanak saudara.
Tak heran jika popularitas aplikasi video conference Zoom langsung menanjak pesat semenjak pandemi virus corona.
Individu perorangan, lembaga, maupun instansi menggunakan Zoom untuk kebutuhan rapat atau sekadar mengobrol.
Namun, siapa sangka jika popularitas Zoom juga dibarengi dengan banyaknya kejadian aneh, lucu, memalukan, bahkan kejadian menyeramkan yang dialami oleh penggunanya hampir di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Berikut adalah lima kejadian tak terduga saat video conference yang berhasil dirangkum Suara.com dari berbagai sumber:
1. Kamera Lupa Dimatikan, Anggota Parlemen Bugil saat Rapat via Zoom
Insiden ini menimpa seorang anggota parlemen perempuan di Meksiko. Anggota DPR itu tidak tahu jika kameranya menyala sementara ia melepas seluruh bajunya selama rapat via Zoom. Ia baru sadar ketika salah seorang rekan kerjanya mengingatkan jika kameranya masih menyala.
2. Gereja Gugat Zoom, Sedang Kajian Injil Malah Dihujani Film Porno
Salah satu kelemahan Zoom yang membuatnya kehilangan banyak pengguna adalah lemahnya sistem keamanan mereka. Banyak pengguna yang melaporkan pertemuan mereka via Zoom diretas oleh oknum tak dikenal. Salah satunya adalah Gereja Lutheran Santo Paulus di San Fransisco, Amerika Serikat.
Kelas pembacaan Injil yang sedang mereka gelar disusupi oleh peretas dan mereka dihujani dengan film-film porno. Akibat insiden ini, pihak gereja kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib.
3. Sadis, Seorang Ayah Digorok Anaknya Saat Sedang Ngobrol di Zoom
Umumnya, peristiwa tak terduga yang terjadi saat melakukan video conference adalah insiden memalukan. Namun, yang terjadi di wilayah Amityville, Long Island, Amerika Serikat ini justru berbeda. Seorang anak tega menggorok ayah kandungnya sendiri saat sang ayah sedang melakukan video conference bersama 20 orang lainnya.
Berita Terkait
-
Apa Perbedaan Telephoto dan Optical Zoom? Sering Diunggulkan pada Spesifikasi Kamera HP
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
5 Pilihan HP Kamera Zoom Terbaik 2026, Bidik Jarak Jauh Tanpa Blur
-
6 HP dengan Kamera Zoom Terbaik 2026, Foto Jarak Jauh Tetap Tajam
-
5 Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh Gambar Tetap Tajam, Tak Cuma iPhone 17
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!