Suara.com - Sosok Anggota Komisi VII DPR Muhammad Nasir belakangan menuai sorotan selepas menunjukkan amarahnya kepada Direktur Utama PT Inalum (Persero) Orias Petrus Moedak.
Nasir meminta Orias keluar dari ruangan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan Holding Tambang BUMN yang digelar Selasa (30/6/2020).
Kala itu, Politikus Partai Demokrat tersebut meradang lantaran Orias tidak dapat menunjukkan bukti secara rinci pelunasan utang Inalum yang telah mengakuisisi saham PT Freeport Indonesia.
Sebab ia khawatir, pelunasan utang tersebut akan dibebankan kepada tiga anak perusahaan di bawah holding tambang sehingga menimbulkan kerugian
Saking kesalnya, Nasir bahkan sempat menggebrak meja dan berucap ingin menyurati Menteri BUMN Erick Thohir untuk mencopot Orias dari jabatannya.
Kontak saja semenjak saat itu, sosok Nasir menjadi perbicangan hangat. Tak sedikit yang penasaran dengan profil Nasir termasuk harta kekayaan yang dimiliki.
Dari informasi yang dihimpun Suara.com, Nasir diketahui merupakan kakak kandung dari Muhammad Nazarudin, terpidana kasus korupsi Wisma Atlet yang juga mantan Bendahara Partai Demokrat.
Pria kelahiran Bangun, 23 Juli 1973 tersebut menjabat sebagai anggota DPR selama tiga periode yakni 2009-2014, 2014-2019 dan 2019-2024.
Selain dikenal sebagai wakil rakyat dari Partai Demokrat, Nasir merupakan seorang pengusaha yang juga aktif di asosiasi industri perkebunan dan peternakan.
Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Mantan Petinggi Freeport Jadi Bos Inalum
Sementara itu bila menilik harta kekayaaan Nasir, pria tersebut terakhir tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 4.026.064.730.
Dikutip dari laman resmi Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN, harta tersebut dilaporkan Nasir pada 3 September 2019.
Total harta kekayaan Nasir diperoleh dari sejumlah aset yang apabila dirinci meliputi: harta tanah dan bangunan Rp 7.319.000.000, dua alat trasnportasi roda empat senilai Rp 1.050.000.000, harta bergerak lainnya Rp 445.467.500 serta kas dan setara kas yang mencapai Rp 613.108.783.
Jika ditotal harta tersebut senilai Rp 9.427.576.288 namun dikurangi oleh utang sebesar Rp 5.401.511.553 sehingga secara keseluruhan harta kekayaan Nasir mencapai Rp 4.026.064.730.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS
-
Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua
-
Ketua Banggar DPR Bela Pencalonan Thomas Djiwandono: Ini Soal Kemampuan, Bukan Nepotisme
-
Jaga Independensi BI, Thomas Djiwandono Tunjukkan Surat Mundur Dari Gerindra
-
Geger! Anggota Komcad TNI Jual Senpi Ilegal SIG Sauer di Bali, Terbongkar Modusnya
-
7 Hal Penting Terkait Dicopotnya Dezi Setiapermana dari Jabatan Kajari Magetan
-
Sampah Sisa Banjir Menumpuk di Kembangan, Wali Kota Jakbar: Proses Angkut ke Bantar Gebang
-
Diperiksa 8 Jam Soal Kasus Korupsi Haji, Eks Stafsus Menag Irit Bicara
-
Resmi! Komisi XI DPR RI Sepakati Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI