Suara.com - Banjir yang melanda Kota/Provinsi Gorontalo berimbas pada pemindahan 31 tahanan di markas kepolisian setempat ke lokasi yang lebih aman.
Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono mengatakan, para tahanan tersebut dipindahkan karena Polres Gorontalo Kota terendam banjir.
Tahanan tersebut dipindahkan ke sejumlah rumah tahanan antara lain rumah tahanan (Rutan) Polda, Polres Gorontalo dan Polsek.
"Mereka dipindahkan sementara ke sejumlah Rutan yang dinilai aman antara lain di Rutan Polda sebanyak delapan orang, Rutan Polres Gorontalo sebanyak lima orang, Polsek Kota Utara empat orang, Polsek Barat lima orang, Polsek Kota tengah empat orang, dan Polsek KPG sebanyak lima orang," jelasnya seperti dilansir Antara di Gorontalo, Sabtu (4/7/2020).
Wahyu mengungkapkan akibat bencana banjir tersebut, sejumlah fasilitas Polres tergenang oleh air setinggi 1 meter lebih.
"Akibat banjir tersebut sejumlah fasilitas di Aspol tergenang air hingga setinggi dada orang dewasa antara lain gesung logistik, TK bhayangkari, Barak Samapta, Gedung Satpas SIM, jumlah kerugian diperkirakan lebih dari Rp1 miliar," bebernya.
Wahyu mengatakan Kapolda berharap pihak pemerintah setempat agar bisa menyediakan lahan untuk memindahkan Makopolres dan juga Aspol ke tempat yang lebih layak dan jauh dari ancaman bencana. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius