Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menemukan publik yang tinggal di zona merah Covid-19 merasa ekonomi rumah tangganya memburuk akibat pandemi.
Kondisi serupa juga dirasakan oleh pemilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta mantan pendukung rivalnya, Prabowo Subianto.
Dari 8.000 responden yang dilibatkan, terdapat 76,3 persen pemilih Jokowi-Maruf pada Pemilihan Presiden 2020 merasa ekonomi rumah tangganya jauh lebih buruk ketimbang sebelum diterpa pandemi Covid-19. Sedangkan, 21 persen responden lainnya merasa tidak ada bedanya dan 2,3 persen responden merasa perekonomian hidupnya jauh lebih baik.
Pun hal serupa juga dirasakan oleh pemilih Prabowo-Sandiaga. Sebanyak 74,2 persen responden pemilih dua tokoh tersebut merasakan perekonomian rumah tangganya menjadi jauh lebih buruk karena Covid-19. Kemudian, 23,3 persen responden menilai tidak ada perubahan yang berarti dan 2,4 persen memilih tidak tahu atau tidak jawab.
"Mereka yang menyatakan kondisi ekonomi memburuk juga mayoritas di pemilih Jokowi - Maruf maupun pemilih Prabowo - Sandiaga," kata Adrian dalam paparan yang dijelaskan secara virtual, Selasa (7/7/2020).
Adapun responden yang tidak membuka identitasnya berdasarkan pilihan pada Pilpres 2019 juga memiliki perasaan yang sama. Sebanyak 71,1 persen responden merasakan ekonomi rumah tangganya juga memburuk. Kemudian 26,4 persen responden memilih tidak ada perubahan dan 1,0 persen memilih tidak menjawab atau tidak menjawab.
Adrian mengatakan perubahan akan kondisi ekonomi dirasakan oleh berbagai kelompok. Bukan hanya untuk wong cilik. Bahkan bagi masyarakat dengan pendapatan di atas Rp 4,5 juta pun ikut merasaka dampaknya.
"Mereka yang menyatakan khawatir juga merata di semua segmen. Baik mereka yang pendidikan tinggi maupun rendah, kelas ekonomi atas maupun bawah, laki-laki maupun perempuan, semua penganut agama, muda maupun tua dan di semua segmen konstituen partai," ujarnya.
Baca Juga: 74,4 Persen Warga di Zona Merah Akui Perekonomiannya Memburuk karena Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru