Suara.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon kaget mengetahui honor panitia pelaksana Asian Games 2018 belum lunas. Ia berharap persoalan ini cepat selesai.
Jansen menyampaikan hal ini melalui unggahan di akun Twitter miliknya, @jansen_jsp pada Minggu (12/7/2020).
"Kaget juga baca ini. Karena banyak yang terlibat di Asian Games ini sekarang sudah jadi petinggi Negeri bahkan Menteri," cuit Jansen, dikutip Suara.com.
"Dan acara ini juga jadi jualan utama di Pilpres kemarin," imbuhnya.
Dalam cuitan itu Jansen juga me-mention akun Twitter milik Presiden Joko Widodo, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.
"Semogalah cepat selesai dan uangnya masih ada di tengah Covid ini. Cc: pak @jokowi @erickthohir, @wishnutama, dll," ujar Jansen.
Masalah honor panitia pelaksana Asian Games 2018 yang belum lunas mencuat ketika disinggung oleh anggota Komisi X DPR RI dari fraksi Partai Demokrat, Yoyok Sukawi.
Hal itu terungkap usai Komisi X menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Ikatan Keluarga Panitia Pelaksana (IKAPAN) Asian Games 2018 di Senayan.
Dikutip dari AyoJakarta.com -- jaringan Suara.com, Minggu (12/7/2020), dalam rapat tersebut, IKAPAN berkeluh kesah kepada Komisi X bahwa honor serta intensif mereka selama Januari – Agustus 2016 belum dibayarkan hingga sekarang.
Baca Juga: Singgung Pemda soal New Normal, Jansen: Jangan Salahkan Pemda Pak Jokowi
"Saya sebagai anggota Komisi X tentu miris mendengarnya. Di balik hingar bingar Asian Games 2018 beberapa waktu lalu ternyata masih ada honor yang belum dibayarkan. Padahal teman-teman panitia pelaksana sudah bekerja cukup keras mensukseskan Asian Games," tutur Yoyok
Ia pun meminta Kemenpora, Kemenkeu dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mempercepat pembayaran tunggakan honor serta bonus yang menjadi hak para panitia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan