Suara.com - Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas Subandi Sardiono mengatakan berdasarkan data yang didapat tercatat 5.777 anak terpapar virus corona Covid-19.
Subando menuturkan, dari jumlah tersebut 1,2 persen anak di antaranya meninggal dunia akibat Covid-19.
"Kalau kita lihat anak-anak kita yang positif Covid itu 5.777 dan 1,2 persen yakni meninggal," ujar Subandi dalam diskusi Analisis dan Rekomendasi Tindakan Untuk Kelompok Rentan di Masa Pandemi Covid-19 melalui virtual, Selasa (14/7/2020).
Subandi menuturkan, jumlah anak-anak dengan kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) juga banyak.
Sehingga kata dia, kelompok anak-anak yang rentan Covid-19 juga harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.
"Jadi kasus ODP dan PDP pada anak banyak. Jadi ini yang dan kalau mereka meninggal belum terdeteksi dia itu positif atau yang nggak ketahuan dia meninggal karena covid. Yang dikasih IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) itu cenderung Covid-19. Ini perlu sekali mendapatkan perhatian kita," ucap dia.
Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah orang yang diperiksa per hari ini 14 Juli sebanyak 12.015 dan jumlah yang akumulatifnya adalah 642.164.
Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per 14 Juli 2020 sebanyak 1.591. Sehingga total positif menjadi 78.572.
Baca Juga: Waspada Tanda-Tanda Anak Mengalami Gangguan Pertumbuhan
Berita Terkait
-
Cegah Covid-19, PMI Imbau Masyarakat Jaga Sirkulasi Udara di Rumah
-
Menkes Terawan Targetkan Uji Klinis Vaksin Covid-19 pada 2021
-
Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Asia
-
Kembali ke Alam, Siasat Masyarakat Baduy Bertahan dalam Krisis Covid-19
-
Tak Kunjung Sembuh, Remaja Ini Tes Swab 19 Kali Hingga Negatif Covid-19
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK