Suara.com - Ketua Komisi III DPR Herman Hery meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan menyelidiki apabila ada anggota dewan di komisi hukum yang terindikasi terlibat dalam kasus buronan cessie Bank Bali, Djoko Tjandra.
Hal itu dikatakan Herman menjawab adanya isu yang beredar bahwa Komisi III ikut kebagian fee dari buronan Kejaksaan Agung yang keberadaannya tengah dicari.
"Kalau sampai ada Komisi III yang diduga kecipratan (fee), saya meminta KPK jangan segan-segan untuk turun dan menyelidiki," kata Herman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2020).
Kendati begitu, Herman sendiri belum mengetahui ihwal isu yang beredar mengenai komisi yang dipimpinnya tersebut. Tetapi ia meminta agar isu itu tidak menjadi fitnah yang kemudian dialamatkan kepada Komisi III.
"Saya tidak tahu. Yang pasti, saya minta ini jangan jadi fitnah, tapi jika betul, KPK harus segera turun," kata Herman.
Sebagai pimpinan, Herman mengatakan dirinya sudah sejak awal meminta kepada anggota agar tidak bermain-main dengan perkara hukum. Hal yang sama sekaligus ia tegaskan kepada dirinya, selaku Ketua Komisi III.
"Sudah sejak awal saya menjadi Ketua Komisi III, saya meminta ke seluruh anggota Komisi III, sudah 10 bulan saya ketua, sejak saya menjadi Ketua Komisi III tidak akan bermain-main," kata Herman.
Berita Terkait
-
Sempat Ada Penolakan, Mahfud MD Serius Garap Tim Pemburu Koruptor
-
KASN Kunjungi KPK Bahas Status Pegawai KPK Jadi ASN
-
Komisi III Duga Ada Pihak Lain Ikut Bermain di Surat Jalan Djoko Tjandra
-
Minta Kapolri Tindak Brigjen Prasetyo, DPR: Ungkap Siapa Saja di Balik Itu!
-
Kasus Rachmat Yasin, KPK Cecar Eks Bupati Bogor Terkait Pemotongan Anggaran
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?