Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan, pihaknya sedang mengerjakan pembangunan terpadu di kawasan Cakung Barat, Jakarta Timur. Namun proyek ini terhambat karena merebaknya virus corona Covid-19.
Diketahui, pembangunan Cakung Barat ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2017-2022 dan tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018. Berbagai bangunan rencananya didirikan di lahan seluas sembilan hektare itu.
Berbagai fasilitas yang rencananya akan dibuat di antaranya seperti pembangunan rumah sakit tipe B, kantor kelurahan, rusunawa, puskesmas hingga taman.
Dalam dokumen RPJMD 2017-2022 tersebut, disebutkan bahwa Pengembangan Kawasan Cakung Barat Terpadu merupakan salah satu alternatif strategi untuk mendorong arah pengembangan kota ke arah Timur Jakarta. Kawasan ini berada pada pemukiman padat di Kelurahan Cakung Barat dengan peruntukan makro yang secara umum adalah zona industri.
Kendati demikian, Riza menyebut terdapat keterbatasan anggaran pembangunan yang merupakan dampak dari adanya wabah COVID-19 di Jakarta. Karena itu ia berkeinginan melibatkan pihak swasta agar pembangunan bisa terlaksana meski kesulitan dana.
“Tapi, kita akan mencari solusi optimalisasi APBD, termasuk dari keterlibatan swasta dan pihak dunia usaha lain untuk terlibat. Itu untuk memastikan program pembangunan Kawasan Terpadu di Cakung Barat bisa segera terlaksana,” ujar Riza dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Minggu (19/7/2020).
Selain hunian seperti rusun, ada juga fasilitas lainnya seperti perbaikan pedestrian, penghijauan hingga upaya mengatasi kemacetan.
“Daerah padat penduduk di sini juga segera diperbaiki jadi lebih bersih, lebih rapih, lebih indah, lebih hijau, lebih tertib. Kita juga akan bangun rusunawa supaya masyarakat akan pindah ke tempat yang lebih bersih dan lebih baik. Kemudian, juga ada rumah sakit, rumah ibadah, IPAL, TPST, GOR, dan fasilitas publik lainnya,” katanya menambahkan.
Untuk diketahui, lokasi ini memiliki akses jalan masuk dari Jalan Tipar Cakung – Jalan Cakung Barat dengan batas lahan sebelah Utara adalah Rusun Albo, batas Selatan yaitu Saluran Bekasi Tengah, batas Timur yaitu Jalan Pool PPD (lebar ±8 m, dengan rencana jalan double (2x11m), batas Barat yaitu lahan kosong (zona R.7) dan bangunan PT.Mitsubishi Krama Yudha Motor, Jalan Inspeksi Kali, serta Cakung Drain.
Baca Juga: Viral Perjuangan Sopir Bajaj Bawa Bayi Saat Narik di Tengah Wabah Corona
Berita Terkait
-
Truk Tronton Angkut Batu Bara Terguling di Cakung, Sopir: Jalannya Miring
-
Jelang Lebaran Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Cakung, Dua Orang Tewas
-
Senin Pagi, 4 Rumah di Cakung Kebakaran
-
Viral Perjuangan Sopir Bajaj Bawa Bayi Saat Narik di Tengah Wabah Corona
-
Detik-detik Polisi Kejar dan Ciduk Bandit di Cakung
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini 2 April, Termasuk Jateng DIY
-
Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik
-
Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo
-
Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen
-
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata
-
Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan
-
Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan