Suara.com - CEO Amazon Jeff Bezos membuat rekor penambahan kekayaan miliaran dolar dalam waktu satu hari meskipun dunia sedang dilanda virus corona.
Menyadur New York Post, bos Amazon tersebut mencatatkan pundi-pundi kekayaan sebesar 13 miliar dolar ( Rp 191 triliun) pada hari Senin (20/7) di tengah pandemi virus corona yang menyerang dunia.
Lonjakan 7,9 persen pada harga saham Amazon membuat orang terkaya di dunia itu mencatat penambahan kekayaan terbesar dalam satu hari dalam sejarah Indeks Billionaires Bloomberg.
Menurut Bloomberg, pria berusia 56 tahun tersebut sekarang memiliki kekayaan sebesar 189,3 miliar dolar (Rp 2.776 triliun), lebih bernilai daripada perusahaan besar seperti McDonald, Exxon Mobile dan Nike.
Taipan teknologi menyumbangkan 74,4 miliar dolar (Rp 1,09 triliun) untuk kekayaannya sejauh ini di tengah lonjakan 73 persen harga saham Amazon sepanjang tahun 2020.
Bezos diuntungkan oleh meningkatnya aktivitias belanja online masyarakat karena terkunci oleh lockdown sebagai salah satu upaya untuk mencegah penularan Covid-19.
Analis memperkirakan pendapatan perusahaan yang berbasis di Seattle tersebut dapat melonjak 27 persen menjadi 80,7 miliar dolar (Rp 1,1 triliun), meskipun ada kemungkinan laba turun dibandingkan tahun lalu karena kenaikan biaya.
Menurut laporan Bloomberg, 11 persen saham Bezos di Amazon menyumbang lebih dari 90 persen kekayaannya, sedangkan sisanya terdiri dari perusahaan eksplorasi ruang angkasa Blue Origin, surat kabar Washington Post dan 4,5 miliar dolar ( Rp 66,1 triliun) dalam bentuk uang tunai dan aset lainnya.
Raksasa teknologi lainnya juga mengalami lonjakan kekayaan ketika pandemi memicu kemerosotan ekonomi terburuk sejak Great Depression. CEO Facebook Mark Zuckerberg kekayaannya bertambah 14,8 miliar dolar ( Rp 213 triliun) tahun ini, sementara kekayaan bersih bos Tesla Elon Musk meningkat sebesar 46,9 miliar dolar ( Rp 689 triliun).
Baca Juga: Duh, Bos Tesla Kembali Sindir Orang Nomor Satu Amazon
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI