Suara.com - Penduduk di sebuah desa di India kompak tidak menyalakan lampu-lampu jalan selama lebih dari 35 hari demi menyelamatkan seekor burung dan keluarganya.
Menyadur Gulf News, Senin (27/7/2020), warga desa Pothakudi di distrik Sivagangai, Tamil Nadu, memutuskan melalui satu bulan lebih tanpa cahaya saat malam hari untuk membantu burung murai India menetaskan telurnya.
Hal ini dilakukan karena burung ini terancam punah, karenanya penduduk desa berupaya sebaik mungkin untuk membuatnya bisa berkembang biak.
Ide penyelematan ini dicetuskan oleh salag seorang siswa di kampung tersebut yang bernama A Karuppuraja.
Awalnya, siswa berusia 20 tahun ini melihat burung murai meletakkan telurnya di sebuah tombol saklar yang menghubungkan listrik di desanya.
Dari situ, ia lantas menggerakkan warga desa untuk membantu menyelamatkan dengan tak menggunakan listrik yang terhubung ke kotak saklar agar telur-telur dapat menetas.
"Hampir 100 keluarga ada di wilayah ini, dan kami menggunakan sekitar tiga puluh lampu jalan di sini. Suatu hari, ketika kami melewati kotak saklar, kami melihat ada seekor burung meletakkan tiga telurnya," ujar Karuppuraja.
"Kami segera mengambil foto mereka dan memposting di grup WhatApp desa kami, meminta orang-orang utnuk bekerja sama dan tidak menggunakan listrik yang terhubung ke kotak saklar sehingga telur menetas dan burung itu hidup," sambungnya.
Karena semua lampu jalan terhubung ke saklar tersebut, warga desa memutus kabel listrik dan mematikan lampu jalan selama hampir 35 hari.
Baca Juga: Klaim Mengusir Roh Jahat, Kakak-Adik Pukuli Paman dan Nenek hingga Tewas
Murai India merupakan spesies yang terancam punah dan sering ditemukan di Bhutan, Bangladesh, Pakistan, India, dan Sri Lanka.
Mereka hidup dekat pemukiman warga dan seringkali bertengger di atap rumah. Adapun musim kawin burung ini adalah Desember hingga September, dan bervariasi sesuai dengan wilayah dan waktu musim hujan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
-
Kemenag Serahkan Bantuan Rp10,2 Miliar untuk Penyintas Banjir Sumatra Barat
-
Polisi Selidiki Teror ke DJ Donny, dari Kiriman Bangkai Ayam hingga Bom Molotov
-
Mengapa SBY Ingin Tempuh Jalur Hukum Soal Tudingan Dalang Ijazah Palsu Jokowi? Ini Penjelasan Analis
-
DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru
-
Heboh Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Putih di Cibubur, Manajemen Buka Suara
-
Berkat Ribuan Pasukan Oranye, Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru 2026
-
Geger! Petani di Rejang Lebong Ditemukan Tewas Tersangkut di Pohon Kopi Usai Banjir Bandang
-
Malam Tahun Baru Memanas, Tawuran Remaja Nyaris Meletus di Flyover Klender
-
Agar Negara Tak Dicap Merestui Pembungkaman Kritik, Teror ke DJ Donny dan Aktivis Lain Harus Diusut