Suara.com - Anggota buru sergap alias buser Polsek Tanjung Priok mendapat perlawanan dari warga saat hendak membekuk buronan kasus pencurian sepeda motor bernama Hadi Arsono alias Adi Bongkeng.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Bahari A II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin (27/7) kemarin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan, anggota buser Polsek Tanjung Priok mulanya tengah melaksanakan observasi dalam rangka mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan di Jalan Bahari A II sekira pukul 15.30 WIB. Kemudian, di saat bersamaan anggota buser melihat buronan Adi Bongkeng dan langsung berupaya untuk mengamankannya.
"Namun Adi Bongkeng melawan petugas dan kabur berlari ke Bahari A II," kata Yusri kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).
Melihat sang buronan melarikan diri, anggota buser Polsek Tanjung Priok pun mengejarnya. Namun, saat berupaya menangkap sang buronan justru anggota buser tersebut mendapat perlawanan dari warga sekitar.
"Tim buser mendapat perlawanan dari warga setempat dan melempar batu kepada petugas," ungkap Yusri.
Meski mendapat perlawanan dari warga sekitar, tim buser akhirnya tetap berhasil menangkap Adi Bongkeng. Kekinian yang bersangkutan pun telah dibawa ke Polsek Tanjung Priok guna menjalani serangkaian pemeriksaan.
"Barang bukti yang diamankan sepeda motor Suzuki Satria FU," pungkas Yusri.
Baca Juga: Kasus Curanmor di Papua Naik Drastis Selama Corona
Berita Terkait
-
Alasan Pamit Pulang, Pemuda di Sleman Bawa Kabur Sepeda Motor Teman
-
Kualat, Maling Motor di Masjid, Residivis Babak Belur Dimassa di Sukabumi
-
Maling Gagal Dapatkan Motor Incarannya, Gara-gara Barang Harga Rp 3 Ribuan
-
Akal-akalan Widodo Cs Peras Pedagang, Nyamar jadi Buser Selidiki Kasus KJP
-
Duh! Masih Pelajar, Tiga Bocah Ini Masuk Komplotan Curanmor
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT