Suara.com - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Covid-19 dari Kementerian Sosial (Kemensos) akan diperpanjang hingga Desember 2020. Anggaran yang diperlukan untuk penyaluran tersebut mencapai Rp 124,8 triliun.
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono Laras menjelaskan selain perpanjangan masa penyaluran, pihaknya juga telah memperluas daerah, menambah peserta Program Keluarga Harapan (PKH), menambah bantuan pangan non tunai dan menambah alokasi bansos sembako serta tunai.
"Jadi anggaran untuk bansos yang ada kemudian perpanjangan sampai bulan Desember itu Rp 124,8 triliun," kata Hartono dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (30/7/2020).
Terkait anggaran untuk bansos beras dan uang tunai, Hartono menyebut saat ini masih dalam tahal penyelesaian daftar isian penyelenggaran anggaran (dipa) di Kementerian Keuangan.
Ia menuturkan jika diakumulasikan, anggaran yang dibutuhkan Kemensos ialah berjumlah Rp 134,01 triliun.
Hartono mengungkapkan kalau penyaluran bansos sembako di Jabodetabek dan bansos tunai tahap pertama sudah selesai dilaksanakan. Bahkan untuk saat ini pihaknya sedang melakukan penyaluran bansos untuk tahap ketujuh.
"Sudah 23 persen dan bansos tunai juga kita sedang proses untuk pencairan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Masih Naik, Kematian karena Covid-19 di Amerika Serikat Tembus 150.000
-
Update 30 Juli: Pasien Positif Corona RI Tambah 1.904, Sembuh 2.154 Orang
-
Negara Ini Catat Kasus Penularan Covid-19 Ibu ke Janin Pertama Kali!
-
Kepala BKPM: Covid-19 Berdampak Sistemik, Masif dan Terstruktur
-
Terungkap! Ada Aksi Makelar Selewengkan Bansos Corona
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
-
Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker 50 Kirim 6 Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
-
Cak Imin Soal Konflik PBNU: Kita Prihatin, Saya Yakin Warga Nahdliyin Semuanya Merasa Sedih