Suara.com - Seorang penyiar radio di Melbourne, Craig 'Huggy' Huggins harus mengabarkan berita yang menyedihkan. Ibunya dinyatakan sebagai pasien Covid-19 yang meninggal dan ia harus menyampaikan informasi itu saat bekerja.
Menyadur News pada Kamis (30/07/2020), Huggins mengabarkan berita itu dengan sangat emosional pada hari Selasa. Setelah menyiarkan kabar kematian ibunya, Hugins langsung pamit dan mengatakan ia harus pulang secepatnya.
"Melalui Gold 104.3, saya selalu merasa bahwa Anda dan saya memiliki hubungan semacam itu di mana kami dapat saling memberi tahu satu sama lain," katanya.
"Jadi saya ingin memberitahu bahwa pekerjaan hari ini akan selesai lebih awal. Saya akan pulang sekarang," ujar Huggins yang bekerja mulai jam 9 pagi hingga 12 malam.
"Saya baru saja menerima telepon yang memberi tahu saya bahwa ibu saya yang sudah tua, Joyce meninggal di panti jompo karena Covid-19."
"Tidak perlu menelepon saya, saya tahu pikiran Anda bersama saya dan keluarga saya," lanjutnya.
Dramatisnya, Huggins dengan profesional mengingatkan pendengar untuk mematuhi aturan jaga jarak dan tetap memakai masker untuk mencegah virus corona, penyakit yang merenggut nyawa ibunya.
"Tapi saya hanya ingin meminta kalian untuk berhati-hati. pakai masker, jaga jarak sosial dan lakukan hal yang benar."
"Banyak orang yang tidak tahu siapa pun yang memiliki virus, tapi sekarang Anda tahu, itu adalah ibuku. Tetap aman dan aku akan kembali beberapa hari lagi."
Baca Juga: Kareena Kapoor Jadi Penyiar Radio
Pada hari Senin, Huggins memberi tahu para pendengar bahwa kondisi ibunya telah memburuk. Hari ini, dia mengatakan ingin tetap terbuka dan jujur.
"Kamu dan aku sudah saling kenal sejak lama," kata penyiar yang sudah bekerja di Gold 104.3 selama 29 tahun ini.
"Saya sudah di sini sejak awal Gold 104.3. dengan Anda dan telah berbagi suka dan duka. Kelahiran dua anak saya yang cantik, istri saya menderita kanker di bibirnya juga cedera punggung yang melemahkan saya."
"Aku sudah bicara tentang pindah rumah. Menjadi ayah baptis, ayah saya meninggal lima tahun yang lalu dan apa yang dilakuakn anak-anak saya selama 12 tahun," katanya sebelum berbagi berita.
Perdana Menteri Scott Morrison menggambarkan situasi di fasilitas perawatan lansia Victoria 'sangat kompleks'. Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan rumah perawatan lansia adalah masalah bagi Pemerintah Morrison.
Sekarang ada 769 kasus aktif terkait dengan panti jompo di negara bagian itu, dengan mayoritas jumlah kematian meningkat dan mempengaruhi lansia yang tinggal di panti jompo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta