Suara.com - Ahli endokrinologi reproduksi Amerika Serikat, Dr. Zev Williams telah mengembangkan tes Covid-19 instan yang hasilnya diklaim akurat dan bisa keluar hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.
Menyadur New York Post, Kamis (30/7/2020), ilmuan dari Pusat Kesuburan Universitas Columbia itu menggunakan air liur seseorang dalam pengujian tes infeksi virus Corona ini.
Tes Covid-19 ini untuk sementara diklaim sangat ringkas dan jauh lebih cepat dibanding berbagai metode pengujian yang ada.
Dalam prosesnya, tes Covid-19 instan ini menaruh air liur ke dalam sebuah tabung kecil berisi enzim dan senyawa yang akan menyebabkan reaksi kimia saat dipanaskan.
Warna cairan dalam tabung akan berubah menjadi kuning apabila hasil tesnya positif, dan berubah merah apabila hasilnya negatif.
"Kami ingin merancang satu langkah uji di mana semua pekerjaan dilakukan oleh enzim dan bahan kimia daripada kartrid dan komponen," kata Williams.
Tes cepat mampu mendeteksi sedikitnya satu atau dua salinan virus SARs-CoV-2 dalam mikroliter air liur, menurut sebuah studi pendahuluan yang diterbitkan oleh Williams pada MedRxiv.
Hal itu membuat tes ini dapat mendeteksi infeksi virus pada orang-orang yang hanya memiliki gejala ringan di mana konsentrasi virus dalam tubuh kemungkinan rendah.
“Deteksi batas rendah membantu memastikan bahwa Anda dapat mendeteksi virus pada orang yang terinfeksi, meskipun mereka tidak menunjukkan gejala,” jelas Williams.
Baca Juga: Gegara Pesta, 14 Orang di Satu Keluarga Terinfeksi Virus Corona
Studi, yang belum ditinjau oleh ilmuan lainnya ini, juga mencatat sensitivitas 97 persen dan spesifisitas 100 persen.
Sensitivitas mengacu pada kemampuan tes untuk mengidentifikasi pasien yang terinfeksi dengan benar.
Sedangkan spesifisitas adalah kemampuan tes untuk mengidentifikasi dengan benar mereka yang tidak sakit.
Artinya, ketika sampel menunjukan hasil negatif, tes air liur ini tidak memberikan hasil positif palsu.
Sementara ketika sampel menunjukan hasil positif, 97 persen dari pengujian itu terdeteksi dengan benar.
"Tes ini sangat, sangat sederhana, sangat cepat dan sangat akurat," kata Dr. Henry Ji, ketua dan CEO Sorrento Therapeutics, yang telah bermitra dengan Universitas Columbia dan melisensikan tes ini.
Jika tes terbukti berhasil dalam pengujian lebih lanjut, Williams berharap temuannya dapat menekan penyebaran penularan dengan membantu pelacakan kontrak.
"Ketika Anda mendapatkan hasiltes dengan cepat, ini memungkinkan Anda untuk memberi tahu seseorang untuk karantina mandiri sedini mungkin," kata Williams.
"Sehingga, mereka tidak menyebarkan virus ke orang laon dan itu juga memungkinkan Anda untuk melakukan pelacakan kontak."
Berita Terkait
-
Reunian, Satu Keluarga di Texas Terpapar Covid-19 hingga Satu Meninggal
-
Pasien Covid-19 Gantung Diri di Kamar Isolasi
-
Masukkan Kain Lap ke Gelas Polisi, Barista Starbucks Lolos dari Hukuman
-
Twitter Hapus Cuitan Donald Trump Soal Klaim Obat Covid-19
-
Musisi Indonesia Jadi Guru Terapi Musik di AS, Siapakah Dia?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK
-
PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global
-
KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus
-
Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong