Suara.com - Sekitar 369 warga negara asing (WNA) di Indonesia terkonfirmasi positif Covid-19. Terjadi penambahan dua orang dari data Kamis (30/7/2020) lalu, yang mencapai 367 orang.
Dikutip dari www.covid19.go.id pada Selasa (4/8/2020) ini, 266 di antaranya sudah berhasil sembuh. Mereka dinyatakan sembuh setelah menjalani tes swab berulang kali.
Sementara itu, 130 WNA meninggal dunia selama pandemi Covid-19 di Indonesia. 9 di antaranya meninggal saat berstatus konfirmasi positif corona, sementara 121 lainnya berstatus suspek.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga melaporkan ada 329 WNA yang direpatriasi atau dikembalikan ke negara asalnya. Hingga saat ini, pemerintah masih menemukan 621 WNA yang memiliki kontak erat dengan kasus Covid-19.
Dilihat dari peta sebaran, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan akumulasi kasus WNA positif dan memiliki kontak erat dengan kasus Covid-19 terbanyak, yakni 133 orang.
Rinciannya, 76 memiliki kontak erat dengan kasus Covid-19, sementara 57 lainnya terkonfirmasi positif.
Kemudian provinsi Aceh. Aceh tercatat memiliki 99 WNA berstatus kontak erat dengan kasus Covid-19. Berikutnya Jawa Tengah melaporkan 27 WNA berstatus kontak erat dengan kasus Covid-19 dan 2 terkonfirmasi positif.
Sulawesi Selatan ada di posisi keempat. Sulawesi Selatan melaporkan ada 24 WNA berstatus kontak erat dengan Covid-19. Kemudian disusul Papua Barat melaporkan ada 23 WNA berstatus kontak erat Covid-19.
Selanjutnya Jawa Timur dengan 16 WNA terkonfirmasi positif Covid-19 dan 5 orang berstatus kontak erat. Sedangkan Bali 16 WNA kontak erat dan 2 terkonfirmasi positif Covid-19.
Baca Juga: Survei: Pasien Sembuh Covid-19 Rentan Alami Masalah Kejiwaan
Jawa Barat terdapat 10 WNA kontak erat dengan kasus Covid-19 dan 3 positif. Sumatera Barat ada 7 WNA kontak erat dan 1 positif Covid-19.
Banten melaporkan 5 WNA terkonfirmasi positif dan 3 kontak erat dengan Covid-19. Maluku 6 WNA positif Covid-19. Bangka Belitung 2 WNA kontak erat dan satu positif Covid-19. Terakhir DI Yogyakarta melaporkan satu WNA terkonfirmasi positif Covid-19.
Berita Terkait
-
Survei: Pasien Sembuh Covid-19 Rentan Alami Masalah Kejiwaan
-
Hadi Pranoto Pernah Minta Maaf karena Hajatan Undang Rhoma Irama
-
Selasa Hari Ini Warga Bandung Didenda Rp 100 Ribu Jika Tak Pakai Masker
-
Istri Wabup Jombang Positif Covid-19, Bukan Tertular dari Istri Pejabat
-
Pemprov Banten Utang Rp 4,1 Triliun, Biaya Pemulihan Ekonomi saat Corona
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang
-
Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan
-
Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif
-
Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?