Reza Gunadha | Stephanus Aranditio
Selasa, 04 Agustus 2020 | 14:48 WIB
Penyanyi Anji bersama Prof Hadi Pranoto [Insagram]

Suara.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memastikan, ramuan herbal yang dibuat oleh Hadi Pranoto bukan obat untuk menyembuhkan pasien positif virus corona.

Wiku menjelaskan, herbal yang diklaim Hadi dalam video wawancara bersama musikus Erdian Aji Prihartanto alias Anji di YouTube itu tidak jelas jenisnya.

"Obat yang saat ini sedang ramai diperbincangkan itu tidak jelas, apakah termasuk obat herbal atau herbal berstandar atau fitofarmaka atau hanya sebuah jamu," kata Wiku dalam konferensi pers dari BNPB, Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Wiku menyebut,Hadi harus mempertanggungjawabkan klaimnya secara  ilmiah. Sebab, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak pernah melakukan uji klinis terhadap ramuan Hadi.

"Tanpa diuji klinis sebuah obat belum terbukti apakah berhasil menyembuhkan pasien covid-19 atau tidak, belum diketahui apakah efek sampingnya bagi pasien, semua ini perlu dipertanggungjawabkan," jelasnya.

Wiku menyebut, pemerintah selalu terbuka dan menghargai setiap upaya anak bangsa dalam mengatasi pandemi virus corona covid-19 ini.

Itu kalau semua upaya untuk memerangi pandemi tersebut dilakukan melalui prosedur yang tepat dan benar.

"Namun bukan berarti bisa dilakukan oleh siapa pun tanpa prosedur yang tepat, tidak bisa asal mengklaim obat tersebut mengatasi covid-19 tanpa diuji terlebih dahulu," tegas Wiku.

Oleh sebab itu, dia berharap masyarakat  berhati-hati terhadap potensi penyebaran obat-obatan atau herbal untuk penyakit apa pun,  jika belum teruji secara klinis dan tidak memiliki izin resmi dari pemerintah.

Hadi Pranoto menunjukan ramuan herbal racikannya untuk pengobatan Covid-19. [Istimewa]

Sebelumnya, dalam video yang diunggah akun Youtube Dunia MANJI, Jumat (31/7/2020), Hadi Pranoto yang mengaku sebagai pakar mikrobiologi, mengatakan telah berhasil menemukan obat virus Corona.