Suara.com - Pemilik rumah di Jalan Pahlawan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Suwarto (48) mengaku mengalami kerugian materi sekitar Rp 80juta karena ditabrak truk tronton, Senin (3/8/2020) sore.
Tak hanya rumah dan kendaraan yang rusak, beberapa hewan yang dipelihara Suwarto juga mati akibat tabrakan tersebut.
"Ya sekitar itu (Rp80 juta). Mobil yang parkir di depan satu, motor dua, tembok hancur semua, binatang peliharaan saya mati, iguana empat ekor dan kura-kura," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (4/8/2020).
Ia mengaku, sejumlah kendaraan yang terparkir di halaman rumah, juga dalam kondisi ringsek karena terhantam oleh truk itu.
Selain itu, burung-burung peliharaannya terlepas dari sangkar dan kabur seusai ditabrak truk itu.
Ia juga menyampaikan, hampir sehari setelah kejadian tersebut, truk tronton tersebut masih bertengger karena menunggu kesepakatan ganti rugi dari pihak yang menabrak.
Akhirnya, kata dia, polisi mengevakuasi truk tronton tersebut pada Selasa siang. (Antara),
Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Barat menangani kecelakaan sebuah truk tronton yang menabrak sebuah rumah di Jalan Pahlawan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (3/8) sore.
Kasatlantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Purwanta mengatakan insiden kecelakaan di lokasi tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.
Baca Juga: Rumah di Kebon Jeruk Hancur Ditabrak Tronton Gegara Sopir Lupa Rem Tangan
"Namun mengakibatkan kerusakan satu rumah serta kendaraan yang terlibat kecelakaan," ujar Purwanta.
Berita Terkait
-
Keluarga Siswa Tewas Imbas Jalan Licin Kramatjati Tuntut Penataan Pasar Tumpah
-
Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Pasar Tumpah Diduga Jadi Biang Kecelakaan Maut Pelajar Kramat Jati, Pramono Perintahkan Penertiban
-
601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!