Suara.com - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman melepas ekspor perdana 10.000 ton cangkang sawit ke Jepang melalui Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu Kabupaten Bangka, Kamis (6/8/2020).
Cangkang sawit ini diekspor oleh PT Budi Agri Sejahtera (PT BAS) dengan tujuan negara Jepang.
Gubernur Erzaldi berharap ekspor perdana cangkang sawit ini bisa menjadi pemicu ekspor-ekspor komoditi lainnya dari Bangka Belitung.
"Terutama ekspor komoditi perikanan, selama ini orang masih ragu ketika ada komoditi yang berpeluang untuk diekspor, namun tidak diekspor langsung dari Bangka Belitung," ungkap Gubernur Erzaldi.
Dalam penjelasannya, cangkang sawit ini akan dimanfaatkan oleh perusahaan di Jepang sebagai pembangkit energi listrik, yang selanjutnya akan diproses lagi menjadi briket.
"Tadi saya juga minta kepada PT BAS, tahun depan ditingkatkan lagi nilai tambahnya. Cangkang tersebut diproses lagi menjadi briket sehingga memiliki nilai tambah untuk diekspor," ungkapnya.
Gubernur Erzaldi menjelaskan, saat ini Pemprov. Kepulauan Babel telah membentuk tim percepatan ekspor, menjadikan kepengurusan ekspor dalam satu pintu yang terdiri dari KSOP, bea cukai, surveyor, dan eksportir akan dijadikan satu kantor dengan demikian diharapkan urusan ekspor menjadi lebih mudah.
Dengan meningkatkan kinerja, harapannya perekonomian di Bangka Belitung makin menanjak.
"Kita harus meningkatkan kegiatan-kegiatan seperti ini untuk meningkatkan perekonomian di Bangka Belitung, jangan hanya mengandalkan komoditi tambang," ujarnya.
Baca Juga: GMBB Demo, Kritisi Dana Hibah Rp 8,3 Miliar untuk Bangun Kejari Bangka
Di bidang pertanian pun Gubernur Erzaldi juga mengajak masyarakat Bangka Belitung menanam komoditi lain, jangan hanya lada saja.
Ke depannya, sekitar November atau Desember juga akan dilakukan ekspor buah-buah tropikal yang ada di Bangka Belitung seperti nanas, manggis, dan durian.
Untuk mendukung agar kegiatan ekspor di Bangka Belitung, khususnya di Tanjung Gudang, tahun ini ada program perpanjangan dermaga Belinyu menjadi 175 meter.
Bahkan tahun depan, kapal cruise sudah bisa berlabuh di dermaga ini. Penggalian alur dan pengeboman karang yang menjadi penghalang di muara.
Kontributor : Wahyu Kurniawan
Berita Terkait
-
Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL
-
Waspada Cuaca Buruk, Warga Bangka Belitung Diimbau Tak Rayakan Tahun Baru di Pantai
-
Misteri 'Lulus Sebelum Kuliah' Terbongkar! 7 Fakta Wagub Hellyana Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu
-
Negara Hadir Lewat Koperasi: SPBUN Nelayan Tukak Sadai Resmi Dibangun
-
262 Hektare Hutan Rusak, Panglima TNI hingga Menhan 'Geruduk' Sarang Tambang Ilegal di Babel
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!