Suara.com - Masyarakat Aceh Tengah diimbau tidak melepaskan hewan ternaknya di kawasan hutan menyusul adanya gangguan Harimau Sumatra (panthera tigris sumatrae) di wilayah tersebut.
Permintaan tersebut disampaikan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.
"Selain tidak melepaskan ternak di kawasan hutan, kami juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu membatasi aktivitas di kawasan hutan karena ada gangguan harimau," kata Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto di Banda Aceh, Jumat (7/8/2020).
Sebelumnya, tiga ekor harimau dilaporkan mendekati permukiman masyarakat Kampung Kuyun Uken, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah. Harimau tersebut juga dilaporkan memangsa ternak masyarakat.
Agus mengatakan, tim BKSDA Aceh sudah dikirim ke wilayah tersebut untuk mengecek dan mengatasi laporan masyarakat terkait adanya gangguan harimau tersebut.
"Dari hasil pengecekan di lapang, posisi gangguan berada di kawasan hutan lindung. Jadi, kami imbau masyarakat tidak menggembalakan ternak dengan melepaskannya ke kawasan hutan. Ini mengundang konflik dengan satwa tersebut," katanya.
Kepada masyarakat, Agus mengimbau untuk segera menghubungi BKSDA jika ada gangguan harimau, sehingga bisa ditangani dengan baik. BKSDA Aceh akan segera mengirimkan tim apabila ada ancaman dan gangguan satwa dilindungi tersebut.
"Kami mengajak masyarakat menjaga kelestarian harimau sumatra dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat alami. Serta tidak memasang jerat ataupun racun yang dapat menyebabkan kematian satwa dilindungi tersebut," katanya. (Antara)
Baca Juga: Hidup di Luar Area Konservasi, Ini Cara Agar Harimau Sumatera Tak Punah
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba
-
Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara
-
Wali Kota Jaktim Larang Lapak Kurban di Trotoar, Nekat Bakal Ditegur dan Ditertibkan!
-
Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri
-
Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit
-
Polemik RDF Rorotan: Benarkah Paparan Bau Sampah Bisa Ganggu Kesehatan Anak?
-
Perum Bulog Rayakan HUT ke-59 dengan Kegiatan Sosial dan Pelayanan Masyarakat
-
Menko Yusril Warning Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Jangan Sekadar Jadi Formalitas
-
Riset Soroti Dampak Krisis Iklim terhadap Ketahanan Pangan di NTT dan Flores
-
Viral Pria di Depok Halangi dan Tendang Ambulans Hingga Penyok, Kini Berakhir Diciduk Polisi