Suara.com - Tradisi unik memperingati HUT RI kerap digelar di setiap daerah saban 17 Agustus. Setiap daerah memiliki kegiatan uniknya asing-masing. Mulai dari lomba, makan bersama, arak-arakan, hingga festival seni dan budaya.
Rangkaian kegiatan-kegiatan unik ini dilakukan semata sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kemerdekaan Indonesia yang kini telah memasuki usia ke-75 tahun.
Berikut ini tradisi unik yang ada di berbagai daerah saat memperingati HUT RI:
1. Pulau Jawa
Mayoritas penduduk di Pulau Jawa memperingati HUT RI dengan mengadakan acara Tirakatan setiap tanggal 16 Agustus.
Acara tersebut diadakan oleh setiap RT. Biasanya, kegiatan ini diisi dengan perkumpulan warga, doa bersama, penampilan panggung warga setempat seperti tari-tarian, paduan suara, hingga wayang.
2. Batam
Tak hanya di pulau Jawa, Batam juga punya tradisi unik dalam memperingati HUT RI. Salah satunya: Lomba Sampan Layar. Lomba ini sudah ada sejak 1959 hingga sekarang.
Banyak orang antuasias menyaksikan Lomba Sampan Layar. Ya, lomba ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Batam.
Baca Juga: HUT RI, Warga DKI Diminta Serentak Nyanyi Lagu Indonesia Raya dari Rumah
Para peserta yang ikut Lomba Sampan Layar ini berlayar mulai dari pelabuhan Belakang Padang, Batam.
3. Aceh
Dalam rangka memperingati HUT RI, Aceh juga memiliki serangkaian lomba-lomba unik, salah satunya ialah lomba Pacu Kude. Lomba ini harus diikuti oleh anak-anak hingga remaja berusia 12 sampai 20 tahun.
Lomba pacuan kuda ini disaksikan oleh banyak warga karena memacu adrenalin dan ketangkasan peserta.
4. Nusa Tenggara Barat
Di Lombok, NTB, budaya Peresean mempertemukan 2 laki-laki untuk bertarung dengan sebilah rotan atau senjata tradisional. Ini masih menjadi tradisi yang selalu dilakukan setiap kali menyambut HUT RI.
Dulu, Parasean dipertontonkan oleh para turis dalam program Visit Lombok 2012. Namun, beberapa tahun berikutnya, tradisi ini juga digunakan untuk memperingati HUT RI.
5. Palembang
Palembang juga punya tradisi yang tak kalah unik, yakni Festival Telok Abang. Kata 'telok' berarti 'telur' sedangkan 'abang' berarti 'warna merah'.
Dalam praktiknya, warga merebus telur ayam atau telur bebek kemudian diberikan pewarna makanan merah lalu ditancapkan di atas perahu atau kendaraan lainnya.
Kendaraan ini sebelumnya sudah dihias sedemikian rupa agar menarik perhatian warga.
Itulah lima tradisi unik memperingati HUT RI di beberapa daerah.
Apakah di wilayah tempat tinggal Anda juga memiliki tradisi unik saat perayaan 17 Agustus?
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
-
HUT RI, Warga DKI Diminta Serentak Nyanyi Lagu Indonesia Raya dari Rumah
-
Wali Kota Semarang Larang Warga Adakan Lomba 17-an, Diganti Tirakatan
-
Seru! Istana Negara Akan Bikin Lomba Tebak Baju Adat Saat HUT RI
-
Masa Pandemi, Upacara HUT RI ke-75 di Istana akan Digelar Seperti Ini
-
Masyarakat Diminta Ambil Sikap Sempurna Saat HUT RI ke-75, Begini Teknisnya
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
Terkini
-
Buntut Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejagung Amankan Kajari Karo!
-
Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah
-
Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni
-
Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker
-
3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB
-
Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat