Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Senin, 10 Agustus 2020 | 10:31 WIB
Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. (ANTARA/Ricky Prayoga)

Suara.com - Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat kembali dibuka hari ini, Senin (10/8/2020).

Tempat kerja anggota parlemen ibu kota ini sempat ditutup karena ada beberapa kasus positif Covid-19 yang terjadi.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI, Hadameon Aritonang mengatakan meski gedung sudah dibuka kembali, belum ada kegiatan formal seperti rapat komisi dan fraksi. Para anggota dewan dan stafnya hanya diperbolehkan untuk datang bekerja di ruangannya.

"Kalau anggota dewan mau ke kantor silakan saja. Kegiatan yang enggak ada," ujar Hadameon saat dihubungi Suara.com, Senin (10/8/2020).

Dengan demikian, wacana perpanjangan penutupan yang dilakukan sejak pekan lalu tak dilaksanakan. Rencananya agenda formal baru kembali diadakan hari Rabu (12/8/2020) mendatang dengan agenda rapat Badan Musyawarah (Bamus).

Setelah ditutup satu pekan lebih, rapat Bamus itu nantinya akan kembali menjadwalkan ulang pertemuan-pertemuan penting di DPRD. Setelah itu kegiatan dewan baru kembali berjalan.

"Bukan diperpanjang ya cuma kegiatan (ditiadakan). Bamus rencana hari Rabu," tuturnya.

Selama penutupan hingga dua hari ke depan tak ada kegiatan, Dame mengatakan pihaknya terus melakukan sterilisasi demi mencegah penularan Covid-19. Selain itu, para anggota DPRD sudah melakukan tes swab corona secara mandiri atau massal bersama fraksinya.

"Iya masih sterilisasi tamu dari luar belum (diizinkan masuk)," pungkasnya.

Diketahui salah satu anggota DPRD dari fraksi PAN, staf Sekretariat DPRD dan Petugas Jasa Layanan Perorangan (PJLP) Sekretariat DPRD DKI terpapar virus corona dua pekan lalu. Termutakhir, anggota fraksi PKS Dany Anwar, juga disebut  Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi juga wafat karena virus dari China itu.