Suara.com - Geram bercampur heran dan gelak tawa. Itulah kondisi yang kini dirasakan Ahmad Rifa'i (26) setelah tiang beserta bendera Merah Putih yang dipasang di depan rumahnya digondol garong.
Kasus pencurian itu terjadi di Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai, Sumatera Utara, Rabu (12/8/2020) lalu.
Aksi pencurian ini pun terekam kamera CCTV milik Rifa'i. Diketahui pelaku garong berjumlah dua orang.
"Kejadiannya sekitar pukul 22.18 WIB. Pelaku berdua naik kereta (sepeda motor—red) warna putih," kata Rifa'i saat dikonfirmasi Jumat (14/8/2020).
Rifa'i baru mengetahui telah jadi korban pencurian saat hendak berangkat salat Subuh ke masjid.
Ia melihat tiang beserta bendera Merah Putih yang dipasang dalam rangka menyambut HUT RI ke-75 itu telah lenyap.
Merasa janggal, ia pun mencari tahu penyebabnya dengan mengecek rekaman kamera pengintai yang dipasang di depan rumah.
"Dari CCTV itu kita baru tahu kalau tiang benderanya dicuri maling. Memang agak cepat, mereka datang terus salah seorang turun langsung mencabut tiang bendera lalu pergi," bebernya.
Menurut Rifa'i, berdasarkan rekaman CCTV, salah satu pelaku mengenakan baju merah. Ia pun mengenali identitas pelaku itu, warga yang tinggal di sekitar lingkungannya.
Baca Juga: Unggah Video Bau Mulut Bikin Orang Mati karena Corona, Warga Ini Ditangkap
Namun untuk menghindari tuduhan atau fitnah, Rifa'i telah melaporkan kejadian pencurian tiang beserta bendera Merah Putih miliknya kepada kepala lingkungan setempat.
"Ada memang yang kita tanda, tapi kan kita belum bisa menuduh. Makanya kita sudah lapor ke Kepling sini," ungkapnya.
Ahmad Rifa'i tidak mengetahui pasti apa motif para garong menggondol tiang bendera yang baru dibeli 2 hari lalu.
Meski demikian, aksi pencurian memang kerap terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.
"Kalau untuk kasus tiang bendera baru kali ini bang di sini kejadian," ujarnya sambil tertawa.
Biasanya, lanjut Rifa'i, barang yang selalu menjadi incaran para maling adalah tabung gas dan barang-barang lain yang bernilai jual tinggi.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
-
Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka
-
Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap
-
Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi
-
TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu
-
KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'
-
Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing
-
Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!
-
Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!
-
Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda