Suara.com - Lelaki berinisial BA di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terpaksa berurusan dengan polisi karena diduga melakukan pelecehan seksual.
BA ditangkap setelah menjadi bulan-bulanan massa ketika tepergok melecehkan gadis di wilayah Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.
Berdasarkan informasi yang didapat Wartamataram.com--jaringan Suara.com, Senin (17/8/2020), pelaku adalah warga Sandik, Kabupaten Lombok Barat.
Pihak kepolisian yang sigap langsung menuju lokasi kejadian dan mengamankan pelaku.
Aparat Kepolisian Resor Kota Mataram tiba dilokasi kejadian dan mengamankan pria tersebut sebelum massa melakukan aksinya.
Kepala Bagian Operasional Polresta Mataram Kompol Taufik mengatakan pihaknya mengirim anggota sebanyak satu peleton.
Kronologis kejadian tersebut bermula saat pelaku bertamu ke rumah temannya di wilayah Pejeruk.
Saat bertamu, pelaku bertemu gadis berusia 15 tahun yang merupakan anak dari teman pelaku tersebut.
Kemudian BA mulai memegang kepala anak gadis tersebut, lalu memberi kecupan di bagian perut.
Baca Juga: Ngeri, Al Ghazali Hampir Jadi Korban Pelecehan Seksual Guru Lesnya
Saat memberi kecupan tersebut, kakak korban melihatnya dan kemudian berteriak dan mengundang perhatian warga.
Hingga saat ini pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan sedang dimintai keterangan.
Taufik menjelaskan bahwa pihaknya masih akan menunggu hasil dari Pidum.
Berita Terkait
-
Viral Cerita Perempuan Saksikan Pelecehan Seksual tapi Korban Tidak Sadar
-
Memalukan, Sekelompok Gadis Cat Calling Pemuda Tak Dikenal Asal Korea
-
Tepergok Kecup Perut Adik Teman saat Main ke Rumah, Pemuda Nyaris Dimassa
-
Pengadilan Malawi Hukum Polisi yang Perkosa 18 Wanita saat Bubarkan Demo
-
Lelah Batin Digugat Anak Karena Warisan, Ibu Minta Air Susunya Dibayar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF