Suara.com - Praya Tiningsih (52), seorang ibu digugat anak kandung, Rully Wijayanto, karena harta warisan. Warga yang berasal dari Nusa Tenggara Barat ini pun kemudian meminta anaknya tersebut untuk membayar air susu ibu.
Permintaan itu terlontar usai sang ibu lelah batin gara-gara Rully menggugat dirinya terkait harta warisan.
Laporan Terkini.id -- jaringan Suara.com, Jumat (14/8/2020), Praya Tiningsih bahkan bersumpah tidak akan pernah memaafkan anaknya.
Sang ibu yang berasal dari Lingkungan Kekere, Kelurahan Semayan, Lombok Tengah ini juga menolak ajakan untuk berdamai dari anaknya, Rully.
Penolakan sang ibu cukup berdasar karena dalam perjanjian damai yang ditawarkan anaknya terdapat pasal yang menyebutkan bahwa tanah warisan harus dibagi, sedangkan menurut wasiat ayahnya, tanah warisan tidak boleh dibagi.
Pengakuan anak menggugat ibu kandung sendiri
Rully Wijayanto, anak kandung Praya Tiningsih memiliki pendapat lain.
Menurutnya, pembagian harta warisan ini dilakukan agar dirinya mengetahui apa saja yang menjadi haknya.
Dengan mengetahui hak-haknya, Rully bisa berjaga-jaga kalau suatu saat nanti ada pihak yang mengklaim harta warisan ayahnya.
Baca Juga: Istri Rizki DAcademy Disebut Gengsi Undang Ibu Kandung ke Akad Nikah
Sebagai informasi, harta warisan yang digugat Rully terhadap ibu kandungnya, Praya Tiningsih tersebut merupakan tanah seluas 4,2 are dan uang deposit peninggalan ayahnya yang sudah meninggal.
Sang anak menggugat ibu kandungnya sendiri ini berawal dari kekecewaan Rully yang tidak diizinkan Praya Tiningsih untuk membuat ruang tamu dan dapur di rumah warisan.
Tag
Berita Terkait
-
Miskin Itu Bukan Takdir, Tapi Warisan yang Lupa Ditolak
-
Teddy Pardiyana Ikhlas Anak Diadopsi Keluarga Sule, Syaratnya Cuma Satu
-
Bela Sule, Nathalie Holscher Semprot Teddy Pardiyana karena Minta Jatah Warisan
-
Kasus Keracunan MBG Dianggap Wajar, Bupati Lombok Tengah: Jangan Dikembang-kembangkan
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?