Barbakoff mengatakan, kelas yang dia ajarkan disebut Force to Force, dan sangat populer akhir-akhir ini walau harga senjata dan peluru kini semakin mahal.
Harga senjata merek Glock yang tadinya sekitar $400-500 per unit, kini naik menjadi sekitar $700-750.
Di Florida, warga dapat membeli senjata secara legal tiga tahun sebelum batas umur untuk minum alkohol, tanpa memerlukan surat izin.
“Perkiraan saya sekitar 95% dari orang yang kini datang untuk membeli senjata adalah para pemula yang baru pertama kali memiliki senjata. Mereka melihat berita dan menyadari apa yang sedang terjadi di negara ini. Mereka khawatir dan mereka ingin agar bisa membeli diri, keluarga dan kepemilikan mereka lainnya,” kata Caruso.
Para pakar mengatakan melonjaknya pejualan senjata-api pada umumnya terjadi pada masa di mana keadaan dan situasi lingkungan serba tidak jelas.
Para pendukung regulasi senjata mengatakan bahwa melonjaknya penjualan kemungkinan besar akan menyebabkan penembakan tanpa disengaja.
“Pada kenyataannya, sangat kecil kemungkinan seseorang akan menggunakan senjata untuk membela diri atau keluarganya, angka statistiknya mungkin sekitar 0,2%. Sementara kemungkinan kita menggunakan senjata tersebut terhadap diri atau keluarga kita setelah senjata tersebut dibawa pulang ke rumah meningkat sebanyak 300-500%.
Namun di luar meningkatnya resiko, angka penjualan senjata dan peluru terus meningkat dan memecahkan rekor.
Sumber: VOA Indonesia
Baca Juga: Heboh Senpi untuk Sipil, Bamsoet Bantah: Cuma Dipakai Olahraga Menembak
Berita Terkait
-
Heboh Senpi untuk Sipil, Bamsoet Bantah: Cuma Dipakai Olahraga Menembak
-
Gara-gara Buka Jasa Servis Senjata Api, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi
-
Bentrok Antarwarga, Satu Pelajar SMK Kedapatan Gunakan Senjata Api Rakitan
-
Polisi Klaim Masih Teliti Asal Usul Senpi Milik Anak Buah John Kei
-
Lukai Jempol Ojol Saat Penyerangan, Nus Kei Yakini Senpi Milik John Kei
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan