Suara.com - Uni Emirat Arab (UEA) akan mendirikan kedutaan besar di Tel Aviv, ungkap Menteri Luar Negeri Anwar Gargash pada sebuah konferensi video, Kamis (20/8/2020).
Gargash mengatakan, ketika perjanjian normalisasi dengan Israel ditandatangani, Abu Dhabi akan membuka kedutaan besarnya di Tel Aviv berdasarkan konsensus internasional untuk solusi dua negara.
"Kedutaan kami akan berada di Tel Aviv. Ini sangat jelas," kata dia dilansir laman Anadolu, Sabtu (22/8/2020).
Terkait pencapaian dalam kesepakatan itu, dia mengatakan, pencapaian paling konkret adalah menghentikan aneksasi tanah Palestina dan menegaskan kembali komitmen UEA untuk solusi dua negara.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, dia setuju untuk menunda aneksasi di Tepi Barat yang diduduki sebagai bagian dari kesepakatan normalisasi. Tetapi rencana aneksasi itu tetap berlangsung.
Kata Gargash, perjanjian tersebut memiliki keuntungan jangka panjang.
"Tentu saja, langkah ini akan menciptakan peluang. Ekonomi kita lebih besar dari Israel. Israel memiliki peluang besar di sini [di UEA]," katanya.
Dia mengatakan kesepakatan itu juga membuka jalan untuk membeli jet tempur F-35 dari Amerika Serikat (AS).
"Permintaan pertama kami enam tahun lalu. Ini adalah sesuatu yang terjadi di atas meja," ungkap dia.
Baca Juga: Sensasi Menonton Bioskop Terapung di Israel
Gargash menegaskan permintaan itu tidak ada hubungannya dengan kesepakatan.
Berita Terkait
-
Persatuan Ulama Internasional Sebut Kesepakatan UEA - Israel 'Penghianatan'
-
Palestina Kecam Kesepakatan Damai Israel-UAE: Itu Pengkhianatan!
-
Bersejarah! Uni Emirat Arab Capai Kesepakatan Damai dengan Israel
-
Tangis Bocah Palestina Pecah Saat Rumahnya Dihancurkan Tengah Malam
-
Tes Awal Menjanjikan, Israel Siap Uji Coba Vaksin Corona ke Manusia
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook