Suara.com - Gedung utama Kejaksaan Agung RI di Jalan Sultan Hasanuddin Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terbakar Sabtu (22/8/2020) malam, mengakibatkan sejumlah rute TransJakarta sementara dialihkan.
"Sehubungan adanya kebakaran di sekitar gedung Kejaksaan Agung, Transjakarta melakukan modifikasi rute untuk tetap melayani pelanggan," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta, Nadia Diposanjoyo kepada wartawan.
Nadia menjelaskan, koridor 1 yakni jurusan Blok M - Kota, dialihkan sementara. Pengalihan itu mulai dari lampu merah CSW ke arah Blok M, dialihkan belok kiri putar balik di lampu merah Mabes Polri.
Kemudian, bus TransJakarta rute tersebut akan berbelok kiri masuk ke kompleks Peruri langsung ke arah Blok M.
"Untuk sementara, halte Masjid Agung arah kota ditutup. Namun dari arah Blok M masih dapat melayani pelanggan," ungkapnya.
Kemudian Nadia menambahkan, eute 1Q dilakukan pengalihan jalur yakni dengan rincian sebagai berikut:
Arah Blok M : tidak ada pengalihan. Jalur bus Masih bisa melintas dibantu aparat kepolisian.
Arah Rempoa: selepas Blok M Lampu merah CSW Bus Belok kanan arah Masjid Agung Al Azhar.
Bus kemudian menuju Jalan Kiai Maja - Pati unus, belok kiri. Sampai perempatan lampu merah bulungan ke kanan, kembali ke bus stop RSPP dan jalur melintas normal sampai Rempoa.
Baca Juga: Gedung Kejagung Dilalap Si Jago Merah, Garis Polisi Dipasang di Lokasi
Sementara sampai pukul 21.12 WIB, tercatat sudah ada 22 unit mobil pemadam kebakaran DKI Jakarta guna menjinakkan si jago merah. Proses pemadaman masih berlangsung.
Berita Terkait
-
Gedung Kejagung Dilalap Si Jago Merah, Garis Polisi Dipasang di Lokasi
-
Sabtu Malam, Api di Gedung Utama Kejaksaan Agung Tak Kunjung Padam
-
Kebakaran, Arus Lalu Lintas Mengarah ke Gedung Kejagung Semua Dialihkan
-
Kejaksaan Agung RI Kebakaran, 17 Mobil Damkar Diturunkan
-
Gedung Utama Kejaksaan Agung RI Kebakaran, Damkar Mulai Berdatangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT