Isyana Sarasvati menyanyikan dua lagu opera Mozart. (YouTube/Jakarta Sinfonietta)
"Dengerin lagu ini sambil nonton suara hari seorang istri, tiba-tiba judulnya berubah jadi suara hati para pribumi," pikir Fikri Islam.
"Komentar-komentar yang lucu, inlanders. Sekarang kembali petik kopi!" tulis Nabila Khanza membayangkan jadi penjajah.
Salah seorang warganet malah menganggap bahwa lagu itu bisa membuatnya dianggap pindah agama oleh orang lain yang mendengarnya.
"When jarang salat dengerin lagi ginian. Mama said: fix pindah agama nih anak," kata Sasa Sanada.
Komentar
Berita Terkait
-
Tanggapi Film Tilik yang Trending, Joko Anwar: Sederhana tapi Gigit
-
Bocorkan Honor Jadi Pembicara, Fahri Hamzah Menuai Sorotan Publik
-
Raisa dan Isyana Sarasvati Isi Konser Kemerdekaan Nanti Malam
-
Cuitan Rara Sekar Ramai di Twitter, Bahas Isyana Sarasvati
-
Ada Kisah Romantis Ayah dan Ibu di Lagu Baru Nufi Wardhana, Warganet: Uwu
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!