"Iya... Trauma. Contoh kalimatnya gini: "Cuma seorang seperti @tifsembiring kok diangkat jadi menteri." Tersobek-sobek kan dengan kalimat seperti itu ...?"
Kali ini, Tifatul mencoba membalikkan situasi. "Situ yang baper, keknya."
Belum tuntas, giliran netizen dengan akun @twitlanesia menghajar pengetahuan Tifatul dan mengungkit-ungkit jabatannya dulu di zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
"Kenapa sih anda ini kok dulu bisa menteri? Menkominfo pula. Dengan level pengetahuan dan teknologi sekarang harusnya anda tahu kalau hukuman mati sudah dihapus di Selandia Baru sejak tahun 1961 dan hukuman seumur hidup baru pertama kali divoniskan di negara tersebut."
Sementara menurut pemilik akun @hfdshdq, terdakwa Brenton Tarrant baru bisa dihukum mati kalau dibawa ke Indonesia.
"Maaf tadz, sanksi terberat di pidana Selandia Baru adalah penjara seumur hidup, kecuali ustadz mau ekstradisi dia ke Indonesia bisalah di hukum mati. Tau apa aku soal:)" katanya.
"Aturan di sana itu urusan mereka, yang bersangkutan melanggar hukum di sana. Kok diekstradisi, ini rasa keadilan yang tersayat aja. Situ boleh setuju boleh nggak, terserah...." kata Tifatul.
Berita Terkait
-
Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup
-
Drama Beyond the Bar: Ketika Keadilan Harus Melewati Luka yang Tak Terlihat
-
5 Rekomendasi Drama Korea tentang Hukum yang Mengungkap Sisi Lain Keadilan
-
Drama Pro Bono: Tentang Keadilan yang Terasa Mahal bagi Orang Kecil
-
FH UI Trending: Puluhan Juta Netizen Kawal Kasus, Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dikecam
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan