Suara.com - Penyerangan yang terjadi di Markas Polsek Ciracas, Jakarta Timur hingga pembakaran sejumlah unit mobil oleh ratusan orang tak dikenal terrekam kamera CCTV pada Sabtu (29/8/2020) dini hari.
Dari rekaman CCTV, ada dua video yang didapat Suara.com. Pertama berdurasi sekitar 1 menit 32 detik. Kemudian video kedua berdurasi 9 detik.
Dari rekaman CCTV pertama. Terlihat proses detik-detik orang tak dikenal langsung menyerbu Polsek Ciracas. Ratusan massa itu datang dan langsung mendobrak pintu pagar.
Mereka kemudian membabi buta menyerang sejumlah fasilitas yang berada dilokasi, sekaligus melakukan pelemparan benda tumpul ke dalam polsek.
Pada durasi di video detik ke-19, terlihat ada satu pria berpakaian garis-garis membawa senjata tajam dan langsung merusak sebuah mobil berwarna hitam yang terparkir.
Serentak, orang tak kenal lainnya pun turut melakukan perusakan mobil itu.
Dalam durasi video pertama pun, sempat sekelompok orang itu ingin menggulingkan sebuah bus polisi yang juga terparkir. Namun, tak dapat dirobohkan oleh mereka.
Sedangkan, dalam video kedua dengan durasi sembilan detik, terlihat salah satu kelompok penyerang mengacungkan senjata api di dalam halaman Mapolsek Ciracas.
Nampak orang itu memakai celana pendek bergaris dengan memakai jaket dan masker.
Baca Juga: Serangan Brutal di Polsek Ciracas Dipicu Hoaks Anggota TNI Dikeroyok
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyebut setidaknya ratusan orang terlibat dalam aksi perusakan serta pembakaran di Polsek Ciracas.
Nana yang turun melihat langsung tempat kejadian perkara (TKP) mengungkapkan, penyerangan tersebut bermula dari perusakan dan penganiyaan sekelompok massa terhadap beberapa toko yang ada di sekitar Jalan Raya Bogor.
"Ini dilakukan oleh sekelompok massa yang tidak dikenal kurang lebih 100 orang," kata Nana di lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati