Suara.com - Sebuah keluarga di Nganjuk Jawa Timur begitu terpukul mengetahui bayi perempuannya meninggal. Mereka tambah terkejut saat memeriksa jenazahnya, bayi itu berjenis kelamin laki-laki. Publik menduga bahwa bayi tersebut tertukar saat di rumah sakit.
Keluarga pasangan FS dan AR begitu terkejut ketika mengetahui jenis kelamin bayinya berbeda dari saat ia dilahirkan.
Kabar itu menghebohkan publik saat diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii pada Selasa (1/9/2020).
Disebutkan bahwa saat AR melahirkan, pihak rumah sakit mengatakan bahwa bayinya berjenis kelamin perempuan. Karena terlahir prematur, bayi berinisial ASA itu kemudian dirawat dengan menggunakan inkubator.
Namun, selang sehari setelah persalinan, pihak rumah sakit mengabarkan bahwa bayi ASA meninggal dunia.
Orang tua ASA lalu membawa jenazah bayinya pulang ke rumah untuk dimakamkan.
Diceritakan pula bahwa keanehan terjadi ketika keluarga memandikan jenazah bayi itu. Mereka memeriksa bahwa bayi tersebut ternyata berjenis kelamin laki-laki.
Mengetahui keganjilan tersebut, orang tua ASA pun menanyakannya ke rumah saki atas kejelasan anaknya apakah benar meninggal dunia atau salah menyebut jenis kelamin saat melahirkan
Mereka juga sepakat melakukan tes DNA terhadap bayi yang meninggal tersebut.
Baca Juga: Tulis Nama Lengkap di Secarik Kertas, Ortu Buang Bayi di Depan Panti Asuhan
Hingga berita ini diterbitkan, Suara.com masih mencoba mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait tentang kejelasan kasus tersebut.
Sementara itu, banyak warganet yang menduga jika bayi itu telah tertukar di rumah sakit.
"Ditukar itu," komentar salah seorang warganet menduga.
"Anjay bayi yang tertukar," imbuh warganet lain.
"Kalau DNA nya enggak cocok auto jadi drama Korea dong? Yang bayinya ketuker tapi ketuker sama anak siapa yah? tajir nih pasti," tulis warganet membayangkan.
"Semoga tes DNA nya gratis, kasian pasutri tersebut," kata warganet mendoakan.
Berita Terkait
-
Tulis Nama Lengkap di Secarik Kertas, Ortu Buang Bayi di Depan Panti Asuhan
-
Gegara Ibu Muda Buang Bayi di Gang, Warga di Palmerah Wajib Isolasi Mandiri
-
Polisi Buru Pelaku Pembuang Bayi Perempuan di Palmerah
-
Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal di Tempat Sampah di Sleman
-
Terkubur Lumpur Hidup-hidup, Bayi Baru Lahir di Jogia Ini Selamat
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut