Suara.com - Sebanyak 74 toko di Lantai Dasar Blok S, Pasar Baru Kota Bandung ditutup sementara lantaran satu pedagang terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan toko-toko itu dimulai hari ini hingga 4 hari ke depan.
Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru, Iwan Suherman mengatakan hingga saat ini aktivitas jual beli di Pasar Baru masih berjalan normal. Hanya saja lantai dasar tempat pedagang berjualan ditutup sementara.
“Saat ini aktivitas di Pasar Baru masih berjalan seperti biasa. Yang ditutup di Lantai Dasar Blok S, ada 74 toko yang ditutup,” kata Iwan kepada SuaraJabar.id, Selasa (1/9/2020).
Iwan menjelaskan sang pedagang yang terkonfirmasi positif telah menutup toko sejak 16 Agustus lalu. Dan yang bersangkutan mulai dirawat di Rumah Sakit Rotinsulu sejak 20 Agustus 2020.
Kemudian pada tanggal 25 Agustus, atas permintaan keluarga sang pasien dites swab. Lalu tiga hari kemudian pada 28 Agustus hasil tes menunjukkan pasien positif terinfeksi virus corona.
Menurut informasi, pasien terpapar setelah melakukan touring ke daerah Bandung Selatan. Dia meyakini pasien terpapar di luar dan sudah hampir dua pekan tidak ke toko. Pihaknya kata Iwan, memastikan telah melakukan langkah-langkah pencegahan di Pasar Baru.
“Tetap kami melakukan langkah-langkah preventif, pertama pasien sudah dirawat dari tanggal 20, kedua pihak pengelola dengan instansi terkait dan himpunan pedagang itu sepakat mengadakan penutupan hanya di area Langtai Dasar 1 Blok S,” tuturnya.
Penutupan pasar tidak bisa lakukan secara keseluruhan dikarenakan akan menimbulkan kesulitan ekonomi bagi para pedagang. Namun pihaknya berkomitmen untuk tetap menjaga keamanan dan meningkatkan pelayan dan pengawasan untuk protokol pencegahan Covid-19. Mereka melakukan sterilisasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan setiap hari di pasar.
“karena kalau ditutup keseluruhan inikan Pasar Baru bisa sangat terganggu secara ekonomi,” pungkasnya.
Baca Juga: Permohonan Rehab Dikabulkan, Jamal Preman Pensiun: Semoga Dapat Job Lagi
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir untuk berbelanja di Pasar Baru. Kepada para pedagang dan pengunjung diminta agar sama-sama menjaga dan penerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB