Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan bahwa PDIP membuka opsi untuk membubarkan MUI demi menjaga keutuhan pancasila.
Narasi tersebut diunggah oleh pemilik akun Facebook Meli Berlin. Ia menyertakan tagar #BubarkanPDIP.
Dalam unggahannya, Meli Berlin melampirkan foto tankapan layar artikel berita yang diambil dari sebuah media.
Berdasarkan foto tangkapan layar yang diunggahnya, media tersebut menulis artikel bertajuk "PDIP Buka Opsi Bubarkan MUI Demi Utuhnya Pancasila".
Berikut adalah narasi yang dibuat oleh akun Meli Berlin:
"Saya gak butuh like saya butuh tagar.. Bro..!!"
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id - jaringan suara.com, klaim yang menyebut bahwa PDIP membuka opsi untuk membubarkan MUI demi menjaga keutuhan pancasila beserta tagar #BubarkanPDIP adalah klaim yang salah.
Baca Juga: Kembalikan Rekomendasi karena Polemik Puan, Begini PDIP Menyikapinya
Foto tangkapan layar yang diunggah oleh Meli Berlin telah melalui tahap penyuntingan sebelumnya. Tajuk artikel asli foto tangkapan layar tersebut adalah "Junimart, Buka Opsi Bubarkan IPDN, Demi Kemanusiaan".
Artikel tersebut tayang di situs berita gonews.co pada Kamis (3/9/2020). Dalam artikel asli, dibahas tentang usulan Jumimart Girsang, Legislator Partai PDI Perjuangan untuk membubarkan Institur Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) karena persoalan makanan yang tidak layak di sekolah kedinasan tersebut.
"Dari segi kemanusiaan, saya sudah bilang dari kemarin, bubarkan saja IPDN! Makanya itu lebih sejahtera yang di Lapas. Saya sudah ke IPDN Jakarta," ucap Jumimart dalam Rapat Komisi II DPRI RI Bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Gedung DPR RI, Rabu (2/9/2020).
Dilansir dari dpr.go.id, Pada Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI yang digelar pada Rabu (2/9/2020) tersebut, pembahasan berfokus pada arah kebijakan rencana program anggaran tahun 2021 Kemendagri. Tidak terdapat pembahasan tentang pembubaran MUI pada agenda rapat ataupun pada artikel asli.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang mengatakan bahwa PDIP membuka opsi untuk membubarkan MUI demi menjaga keutuhan pancasila tersebut adalah klaim yang salah,
Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend