Suara.com - Sejumlah pasien positif Covid-19 mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan usai divonis terinfeksi virus corona baru.
Ada pasien positif Covid-19 yang diperkosa oleh sopir ambulans hingga jenazah pasien Covid-19 ditolak di sejumlah daerah di Indonesia.
Bahkan, tak sedikit pula pasien positif yang menjadi bahan perundungan sampai dijauhi oleh masyarakat sekitar.
Berikut Suara.com merangkum sederet peristiwa nahas yang dialami oleh mereka yang dinyatakan positif Covid-19, Selasa (8/9/2020).
1. Pasien Covid-19 Diperkosa di Ambulans, Ditelantarkan di Pinggir Jalan
Seorang perempuan yang terinfeksi virus corona di India, diperkosa di dalam ambulans oleh sopir.
Menyadur Times of India, perempuan berusia 20 tahun ini dilecehkan dalam perjalanan menuju rumah sakit pada Sabtu (5/9) malam.
2. Takut Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Suami Kunci Istri di Kamar Mandi
Baca Juga: Pemkot Bekasi Siapkan Stadion Patriot Tampung Pasien Covid-19 Jika RS Penuh
Virus corona Covid-19 memang membuat masyarakat paranoid karena takut terinfeksi virus penyebab penyakit pernapasan ini. Hal ini pun terjadi pada seorang lelaki asal Lithuania.
Lelaki tersebut memutuskan untuk mengunci istrinya sendiri di kamar mandi apartemen mereka karena ia khawatir istrinya mungkin telah terinfeksi virus corona baru.
3. Miris! Jenazah Pasien Corona di Banyumas, Sempat Ditolak Beberapa TPU
Sebelum mendapat penolakan warga di Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen, jenazah pasien Corona yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto ternyata juga sempat mendapat penolakan penguburan di beberapa tempat.
Dari informasi yang dihimpun Suara.com, jenazah pasien positif Corona tersebut mendapat penolakan pemakaman di tiga tempat. Yakni di Pemakaman Umum Kebondalem, kemudian di Pemakaman Umum Kawasan Teluk Purwokerto Selatan serta di Kompleks Bong China Desa Kedungwringin Kecamatan Patikraja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam