Suara.com - Warga Israel dikejutkan oleh banyaknya plastik berisi ganja yang turun dari langit bak hujan. Sontak warga sekitar langsung berebut turun ke jalan.
Disitat dari AFP, hujan ganja itu didalangi oleh para aktivis dari organisasi pendukung legalisasi ganja di Israel.
Menggunakan sebuah pesawat nirawak alias drone, mereka menghujani kota Tel Aviv dengan plastik berisi ganja.
Pihak yang menyebut dirinya sebagai Green Drone ini, sudah merencanakan aksinya dalam beberapa waktu lalu melalui aplikasi jejaring sosial Telegram.
“Ini waktunya, teman-teman terkasih! Apakah ini sebuah burung? Apakah ini pesawat terbang? Bukan, ini adalah Green Drone yang menurunkan dan membagikan ganja gratis dari langit,” tulisnya.
Dalam rencananya, kelompok pendukung legalisasi tanaman bernama Cannabis Sativa ini akan membagikan ratusan paket setiap pekannya. Paket akan diedarkan disimpan dalam kantung plastik yang diisi sekitar dua gram ganja.
Namun, pihak aparat kepolisian segera menindak aksi tersebut. Pada pekan pertamanya, kepolisian setempat telah menangkap dua orang yang diduga sebagai operator dari pesawat nirawak tersebut.
Juru bicara kepolisian Kota Tel Aviv mengkhawatirkan keberadaan paket tersebut akan membuat masyarakat kecanduan. Terlebih ada kemungkinan diedarkan pula obat-obat lainnya yang disebar melalui paket itu.
“Kami khawatir, ada obat-obatan berbahaya lainnya yang disebar lewat paket tersebut,” kata juru bicara kepolisian setempat, dikutip dari Jerusalem Post.
Baca Juga: Produksi Tembakau Gorila, Pemuda 19 Tahun Raup Omset 500 Juta
Seorang pengguna media sosial Twitter membagikan video singkat hujan ganja di Israel. Ia mengungkapkan, drone tersebut terbang melintasi kota Tel Aviv, lalu membagikan ganja yang ia sebut sebagai bunga.
“Drone terbang dan memberikan bunga (Ganja) di Tel Aviv. Ini hanya ada di Israel,” tulis akun dengan nama pengguna @florgolds.
Dalam unggahan lainnya di Twitter terdapat sebuah video yang memperlihatkan paket-paket ganja jatuh dari langit. Menurutnya, oknum yang bertanggung jawab dalam peristiwa terlarang ini bernama Skimmer Hijau.
“Halusinasi di Rabin Square: Skimmer menjatuhkan lusinan kantong ganja dari langit. Oknum di balik proyek ini adalah kelompok yang menyebut dirinya Skimmer Hijau,” kicau akun @ItayBlumental.
Tampak pula orang-orang yang berada di sekitar, turun ke jalan lalu memunguti paketan ganja yang dihamburkan melalui drone tersebut.
“Karena angin tidak dihitung dengan benar, sebagian besar material berserakan di jalan di Ibn Gvirol. Orang yang lewat menikmati jarahan,” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi
-
Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran
-
Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi
-
Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO
-
Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung
-
Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi
-
Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon
-
WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?
-
BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya