Suara.com - Wali Kota Sorong Lambert Jitmau mengatakan pengumuman hasil seleksi calon pegawai negeri sipil formasi tahun 2018 masih menunggu hasil dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
"Ada perubahan hasil seleksi CPNS formasi 2018 yang menguntungkan orang Papua namun masih menunggu informasi dari Kemenpan RB," kata Wali Kota Lambert Jitmau di Sorong, Kamis (10/9/2020).
Dia mengatakan hasil CPNS 2018 diumumkan September 2020. Sesuai rencana diumumkan sebelum 10 September 2020 namun ternyata meleset dari perkiraan awal tersebut.
"Saya pastikan hasil seleksi CPNS formasi 2018 tersebut sudah dikabarkan Kemenpan RB sebelum 20 September 2020 sehingga diumumkan bagi masyarakat," ujarnya.
Menurut dia, presentasi hasil seleksi CPNS formasi 2018 berapa persen orang asli Papua dan berapa non Papua masih rahasia namun tetap adil.
Menurut dia, kesepakatan awal formasi tahun CPNS 2018 adalah 80 persen orang asli Papua dan 20 persen penduduk non-Papua, namun khusus untuk Kota Sorong dipertimbangkan kembali asas kebersamaan karena penduduk setempat heterogen.
Ia menjelaskan bahwa dalam seleksi CPNS pada masyarakat heterogen, terlebih khusus orang non-Papua yang orang tuanya, bahkan moyangnya yang telah mengabdi kepada Kota Sorong tetap diberikan penghargaan.
"Saya orang birokrasi dan jabatan terakhir adalah sekretaris daerah sehingga saya paham benar birokrasi yang ada di daerah ini. Saya yang atur karena saya paham dan orang lain yang tidak tahu benar birokrasi jangan banyak bicara," kata dia.
Baca Juga: Tes SKB CPNS Sleman Dimulai, Rasio Lolos 3:1
Berita Terkait
-
Apa Itu Zero Growth CPNS 2026? Ini Dampak Ngeri Buat Pelamar
-
Novel Berburu NIP: Perjuangan Mengejar Angka di Balik Seragam Cokelat
-
Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026
-
Update CPNS: 160 Ribu ASN Pensiun, Cek 10 Formasi Sepi Peminat
-
Apakah CPNS dapat THR? Cek Bocoran Tanggal Pencairan Lengkap dengan Besarannya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau