Suara.com - Kabar pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 mulai berembus kencang. Hal ini menyusul pernyataan terbaru dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, yang menyoroti besarnya jumlah aparatur negara yang memasuki masa purnatugas.
Dalam keterangannya, Rini mengungkapkan fakta bahwa terdapat sekitar 160.000 ASN yang telah resmi pensiun sepanjang tahun 2025 lalu.
Kekosongan kursi dalam jumlah masif ini tentu memerlukan regenerasi segera guna menjaga ritme birokrasi tetap stabil.
Meski pemerintah belum mengetuk palu mengenai tanggal pasti pembukaan pendaftaran CPNS 2026, sinyal ini menjadi alarm bagi para lulusan baru (fresh graduate) untuk segera bersiap.
Saat ini, Kementerian PAN-RB tengah berada dalam fase krusial, yakni meminta setiap kementerian dan lembaga (K/L) untuk melakukan pemetaan kebutuhan secara mendetail.
Banyak pelamar CPNS seringkali terjebak pada instansi-instansi "populer" yang jumlah pendaftarnya mencapai ratusan ribu orang.
Padahal, jika Anda cukup jeli melihat data histori pendaftaran terdahulu, terdapat sejumlah formasi strategis yang justru minim pelamar. Memilih formasi ini bisa menjadi langkah taktis bagi Anda yang ingin meningkatkan peluang lolos.
Berikut adalah daftar 10 formasi CPNS yang berdasarkan histori pendaftaran seringkali memiliki minat paling sedikit:
1. Sekretariat Jenderal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)
Baca Juga: Dua Wajah THR: Berkah Bagi ASN, 'Penyakit Tahunan' Bagi Buruh Swasta?
Instansi ini secara konsisten berada di urutan terbawah dalam hal jumlah pendaftar. Penyebab utamanya adalah kualifikasi pendidikan yang sangat spesifik, biasanya berkaitan erat dengan hukum internasional dan HAM.
Selain itu, porsi formasi yang dibuka relatif kecil, sehingga banyak pelamar yang merasa minder sebelum mencoba. Padahal, bagi lulusan hukum atau ilmu sosial, ini adalah celah besar karena persaingan per kuota sangat minim.
2. Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (Setjen MPR)
Sebagai lembaga tinggi negara, Setjen MPR seringkali luput dari radar generasi muda dibandingkan kementerian teknis. Karakteristik kerja yang kental dengan protokol kenegaraan dan administrasi legislatif, ditambah persyaratan administrasi yang ketat, membuat jumlah pendaftar di sini cenderung rendah.
Bagi Anda yang memiliki latar belakang administrasi publik atau politik, instansi ini menawarkan kestabilan karier dengan rasio keketatan yang rendah.
3. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)
Tag
Berita Terkait
-
Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk THR 2026, Swasta Wajib Bayar Penuh H-7 Lebaran
-
Cara Hitung THR PPPK dan PPPK Paruh Waktu, Ini regulasinya
-
Seskab Teddy: THR ASN dan TNI-Polri Cair 100 Persen, Swasta Dilarang Mencicil
-
Gaji 13 2026 Kapan Cair? Ini Jadwalnya dari Menko Perekonomian
-
PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang
-
Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Tragis! Suami Istri Palestina Tewas Terbakar Gara-gara Serangan Brutal Israel
-
WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun