Suara.com - Pemerintah DKI Jakarta, pemerintah pusat, kementerian, hingga Satuan Tugas Penanganan Covid-19 masih saling berkoordinasi terkait pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total di ibu kota. Rencananya hasil koordinasi tersebu bakal diumumkan pada Minggu (13/9/2020) siang.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, saat konferensi pers di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2020).
"Untuk PSBB yang sudah diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta secara resmi besok akan disampaikan kepada media pukul 13.00 WIB," kata Doni.
Doni menuturkan, koordinasi yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait bakal terus berlangsung hingga Minggu esok.
Hal tersebut dilakukan agar terciptanya harmonisasi antara kepentingan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memutuskan satu kebijakan bagi masyarakat.
"Sehingga pengumuman yang akan disampaikan kepada masyarakat besok adalah sebuah kepastian harmonisasi antara kepentingan pusat dan kepentingan daerah sehingga yang paling pokok adalah keselamatan masyarakat," ujarnya.
"Kesehatan masyarakat menjadi program prioritas Presiden Jokowi, kita berharap upaya pencegahan harus tetap menjadi upaya kita bersama."
Berita Terkait
-
Jelang PSBB Total, Pedagang Pasar Pramuka Berharap Dapat Insentif
-
Profil Bima Arya Terlengkap, dari Pendidikan sampai Karier
-
Jelang PSBB Total, Positif Covid di Jakarta Hari Ini Bertambah 1.440 Orang
-
Surat Konglomerat Budi Hartono ke Jokowi Ngomongin Tindakan Anies
-
Arief Poyuono: Jangan-jangan PSBB Total Anies untuk Gulingkan Jokowi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara