Suara.com - Seorang perawat pria di Mesir ditangkap pihak kepolisian atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pasien virus corona.
Menyadur Gulf News, Minggu (13/9/2020), perawat yang berusia 35 tahun ini dilaporkan telah melecehkan seorang perempuan yang tengah menjalani karantina di rumah sakit daerah Dokki.
Korban, yang berusia 23 tahun, menyebutkan telah disentuh alat kelaminnya, saat dikunjungi oleh si perawat di tengah masa karantinanya.
"Saya pergi ke rumah sakit dan diisolasi guna menjalani perawatan virus corona," ujar korban.
"Terlepas dari penderitaan saya, perawat melecehkan saya secara lisan dan berupaya untuk menyerang saya secara seksual," sambungnya.
Atas laporan ini, kepolisian setempat lantas memeriksa rekaman kamera keamanan di fasilitas kesehatan tersebut dan mendengarkan keterangan para saksi.
Dari sini, polisi kemudian menangkap perawat pria itu untuk diinterogasi.
Dalam beberapa bulan terakhir, otoritas berwenang di Mesir telah meningkatkan tindakan tegas bagi para pelaku pelecehan seksual.
Pengadilan belum lama ini tengah menyelidiki kasus terkait pemerkosaan berkelompok terhadap seorang gadis di sebuah hotel mewal di Kairo yang terjadi enam tahun lalu.
Baca Juga: Ini Kiat Sembuh dari Covid 19 ala Sekda OKI
Dalam kasus terpisah, seorang pemuda Mesir akan diadili atas tuduhan penyerangan seksual dan pemerasan terhadap tiga gadis di bawah umur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati