Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo masih belum sehat pasca dinyatakan positif Covid-19. Hal itu terkuak saat politikus partai Gerindra itu absen dalam rapat dengan Komisi IV DPR, Selasa (15/9/2020), hari ini.
Ketua Komisi IV DPR Sudin mengatakan, Edhy justru berkirim surat untuk memberikan kuasa kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan Antam Novambar sebagai pengganti kehadiran diringa di dalam rapat.
Sebelumnya, ketika ingin memulai rapat, Sudin meminta ada pembacaan doa terlebih dahulu untuk Menteri Edhy agar diberikan kesehatan kembali.
"Beliau kurang sehat karena kecapekan keliling Kalimantan, Maluku, dan lain-lain. Jadi agar beliau kembali sehat menjalankan aktivitas, saya minta Pak Slamet memimpin doa," ujar Sudin, Selasa (15/9/2020).
Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Komisi IV, Daniel Johan membenarkan bahwa kondisi Edhy belum sembuh dan masih dalam isolasi karena statusnya yang positif Covid-19.
"Iya (Menteri Edhy belum sembuh)," ujar Daniel.
Edhy Prabowo sempat dikabarkan terpapar Covid-19.
Kabar itu diungkap rekan Edhy Prabowo di Gerindra, Kawendra Lukistian.
Kepada Suara.com, Kawendra mengaku mendapat kabar jika Edhy Prabowo terinfeksi Covid-19 dari rekannya di KKP.
Baca Juga: Kasus Corona Melonjak, Yordania Tutup Sekolah dan Tempat Ibadah
"Iya (positif Covid-19)," kata Kawendra saat dihubungi Suara.com, Selasa.
Menurut informasi yang diperolehnya, Edhy Prabowo terpapar setelah pulang dari luar kota.
"Kata teman-teman di KKP kenanya sepulang kunjungan dari tugas luar kota kemarin," ujarnya.
Menurut informasi yang diperolehnya, Edhy terpapar setelah pulang dari luar kota. Apabila dicek melalui situs resmi KKP, Edhy sempat mengunjungi Pulau Maratua, Kalimantan Timur pada awal September 2020.
Di pulau tersebut Edhy menemui pelaku usaha pariwisata untuk bersosialiasi pemanfaatan sektor perikanan yang berdampak pada perekonomian masyarakat setempat.
Berita Terkait
-
PT Tusam Hutani Lestari Punya Siapa? Menguasai Lahan Hutan Aceh Sejak Era Soeharto
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh