William menilai bahwa Anies tidak memberikan tanda-tanda sebagaimana mestinya.
"Saya melihat bahwa Gubernur Anies Baswedan tidak memberikan tanda-tanda itu," tutur William.
"Sehingga yang terjadi ketika rem ditarik adalah tabrakan beruntun di belakang," lanjutnya.
Lebih lanjut lagi, William mengambil contoh yakni keluhan yang diserukan oleh beberapa pejabat soal keputusan penarikan rem darurat PSBB di Ibu Kota.
Salah satunya adalah Airlangga Hartono, Menteri Koordinator Perekonomian yang mengatakan bahwa kebijakan PSBB Anies memuat IHSG turun.
"Pak Menko Perekonomian mengatakan IHSG turun karena kebijakan Pak Gubernur," ungkap William.
Selain itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI ini juga menyoroti sikap Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wali Kota Bandung Ridwal Kamil.
"Lalu Pak Wali Kota Bogor yang mengatakan kebijakan PSBB belum jelas dan tadi Pak Gubernur awa Barat juga mengatakan bahwa prescon-nya haru Rabu, koordinasi intens-nya baru dilakukan Kamis, Jumat, dan Sabtu sehingga presscon harus diulang dan kebijakannya diganti," pungkas William.
Baca Juga: Dua Hari PSBB DKI, 10 Perusahaan Ditutup Sementara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng